oleh

Jadi Korban Latto-Latto, Mata Seorang Bocah di Kalimantan Harus Dioperasi

Buletin Indonesia News.com

KUBU RAYA, Kalbar – Permainan latto-latto yang tengah viral di masyarakat Indonesia kini memakan korban.

Seorang bocah berinisial AN (8) asal Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat harus menjalani operasi setelah bermain latto-latto.

Ayah korban, AJ mengatakan, saat anaknya pulang setelah bermain latto-latto di rumah temannya, matanya terlihat merah. Saat ditanya kenapa matanya bisa memerah, sang anak enggan untuk bercerita kepada orangtuanya.

“Dia baru mau cerita setelah saya bujuk,” kata AJ.

Menurut AJ, latto-latto yang dimainkan anaknya saat bermain bersama temannya pecah dan serpihan latto-latto tersebut menancap ke mata anaknya. AJ langsung membawa anaknya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

“Awal kejadian itu kami bawa dulu ke Kimia Farma kemudian mendapat rujukan ke RSUD Soedarso. Setelah dirawat ternyata harus dioperasi dan berjalan lancar,” ucap AJ.

Setelah menjalani operasi, kondisi AN berangsur membaik. Mata yang terkena serpihan latto-latto masih bisa melihat walaupun sedikit buram.

“Sekarang sih sudah mulai membaik, kami juga dikasih obat tetes yang harus rutin diberikan, cuma pandangan AN masih kabur dan matanya merah,” tuturnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SDN 07 Sungai Raya, Sulistini menjelaskan kejadian yang dialami AN terjadi saat periode libur sekolah. Hal i ni ditekankan Sulistini karena adqa informasi di media sosial yang mengatakan mata AN terluka saat bermain latto-latto di lingkungan sekolah.

“Yang beredar di media sosial itu sebenarnya bukan terjadi di sekolah. Waktu itu saya hanya mengimbau saja kepada guru-guru untuk melarang anak murid membawa latto-latto ke sekolah dan kejadiannya bukan di sekolah,” terangnya.