oleh

Jelang Persidangan Tragedi Kanjuruhan, Polisi Lakukan Patroli Sweeping

Buletin Indonesia News.com

SURABAYA, Jatim – Sidang perdana Tragedi Kanjuruhan akan dilaksanakan di Pengadilan Negeri Surabaya di minggu depan, pada Senin (16/01/2023). Dari enam tersangka, Pengadilan Negeri Surabaya akan menyidang lima tersangka.

Lima tersangka tersebut yaitu, Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris, Security Officer Suko Sutrisno, Danki 3  Brimob Polda Jatim AKP Hasdarmawan, Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto dan Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi. Sedangkan, satu tersangka Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita dibebaskan karena berkas perkaranya belum lengkap. Meskipun dibebaskan Hadian masih menjadi tersangka.

Sejumlah Polres di Jawa Timur berkoordinasi untuk melakukan patroli sweeping (Menyapu Akses) dan patroli siber untuk mencegah kedatangan Aremania ke Pengadilan Negeri Surabaya tempat berlangsungnya persidangan kasus Tragedi Kanjuruhan Malang.

Polrestabes Surabaya telah berkoordinasi dengan Polres Malang Raya, Polres Sidoarjo, dan sekitarnya agar melakukan patrol sweeping ketika sidang Tragedi Kanjuruhan dilaksanakan di Pengadilan Negeri Surabaya.

“Langkah yang kami lakukan tadi Polres di Malang Raya, Sidoarjo dan Perak jadi imbauannya melakukan patrol terhadap sweeping baik Aremania dan Bonek,” ujar AKBP Toni Kasmiri selaku Kabag OPS Polrestabes Surabaya, pada Rabu (11/01/2023).

AKBP Toni mengatakan, bahwa sweeping dan patrol siber mengenai sidang Tragedi Kanjurahan di Pengadilan Negeri Surabaya dilakukan karena demi ketertiban umum dan keselamatan.

“Kami lakukan patroli siber dan patroli konvesional, rekan-rekan Aremania untuk melaksanakan pendekatan untuk tidak hadir. Karena untuk keselamatan bersama,” kata AKBP Toni.

Polrestabes Surabaya tidak akan mengizinkan bagi Aremania, Bonek, dan suporter lainnya yang akan melakukan unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri Surabaya.

“Sudahlah, tidak usah unjuk rasa. Percayakan hukum yang berlaku, pelaksanaan juga transparan. Media juga liputan langsung,” ucap AKBP Toni.