oleh

Kabupaten Bangka Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Yang Sembuh Semangkin Bertambah.

Buletinindonesianews.com

Sungailiat, Bangka — Boy Yandra Juru bicara Satgas covid- 19 kabupaten Bangka, menyatakan pada hari ini tanggal 25/08/2021 sembuh dari covid 19, 41 orang, sedangkan positif 72 orang, meninggal dunia 1 orang dengan inisial Z, umur 64 tahun, perempuan, alamat desa Air Ruai, meninggal dunia di rumah sakit Medika Stania.

Jadi jumlah keseluruhan yang terkonfirmasi positif covid-19 sampai saat ini adalah :
terkonfirmasi  8.472 orang sembuh 7.425 orang  meninggal  293 orang. Sedangkan kasus aktif sampai saat ini adalah 754 orang terdiri dari ICU, kemudian isolasi Rumah Sakit Umum, karantina , Mess Anggrek, Mess Melati Pemkab Bangka isolter yang ada baik itu Belinyu, Air Ruai dan Asrama Haji “, jelas Boy yandra.

Sedangkan yang meninggal dunia 253 orang  terbanyak di Belinyu 99 orang,
Sungailiat 96 orang,
Riau Silip 26 orang,
Mendobarat 18 orang,
Pemali 23  orang, Merawang 17 orang,
Bakam 7 orang  Puding Besar 7 orang. Kemudian yang positif sampai saat ini berjumlah 8.472 orang terbanyak di  kecamatan : Sungailiat 3463  orang,
Pemali 1588  orang,  Belinyu 1221 orang, 

Kemudian dari 72 yang positif hari ini ada 3 terdiri dari balita –4 tahun yaitu BT, umur 4 tahun, laki-laki, alamat Kuday.  yang kedua ARA, umur 4 tahun, perempuan, alamat Kenanga. Sedangkan yang ketiga Y, umur 4,5 tahun, perempuan, alamat Parit Tujuh. Jadi jumlah yang sudah terpapar keseluruhan di Kabupaten Bangka Balita adalah 324 orang. Kemudian kelompok umur yang terbanyak positif covid 19 yaitu kelompok umur 20-44 tahun, 3.843 orang, sedangkan di kelompok perempuan terbanyak positif yaitu 4.459 orang, sedangkan laki-laki 4.013 orang”, terang Boy yandra

“Kabupaten Bangka sudah melaksanakan PCR sampai saat ini secara masif yaitu 15.511 orang Kemudian dengan keputusan dari Kabupaten Bangka dengan Inmendagri tetap di level IV. Namun kegiatan yang yang diperbolehkan untuk resepsi 25% dari kapasitas luas tempat, dengan catatan tidak boleh prasmanan, hanya diperbolehkan dengan nasi kotak.

Sedangkan WFH masih tetap diberlakukan di kabupaten Bangka, untuk tatap muka sekolah  tidak kita berlakukan dan sampai waktu yang belum ditentukan. Dan Bupati Bangka sudah menyatakan kepada masyarakat yang positif untuk diisoter, isolasi terpadu atau karantina dan ini adalah salah satu upaya yang sangat ampuh untuk pemutusan mata rantai pada wabah penularan Covid 19. Sedangkan yang kedua, jangan lupa prokes  laksanakan dengan baik dan yang ketiga, apabila kontak dengan positif, segera melapor ke pelayanan kesehatan.” Kata Boy Yandra

Yang terakhir  jangan lupa, laksanakan lah vaksin sesuai dengan ketentuan yang sudah ada, untuk yang  belum mendapatkan vaksin tunggu untuk berikutnya. Semoga Kabupaten Bangka  kembali ke zona aman “, jelas juru bicara Covid-19 Boy Yandra.

(Wawan)

News Feed