oleh

Kades Dan Bendahara Cairkan Perpanjangan Kontrak Tower. Warga Terdampak Sempat Protes

Buletinindonesianews.com
TASIKMALAYA, Jabar —
Perpanjangan kontrak tower telkomsel sebesar Rp. 120 juta di Desa Cikondang kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya diduga telah dilakukan Kepala Desa dan bendahara Bulan Februari tahun 2022 lalu, tanpa sepengetahuan warga.
Kepada Wartawan, Senin (06/09/21) salah satu warga Ujang, mengatakan perpanjangan kontrak tower tersebut senilai Rp. 120 juta tanpa adanya kesepakatan dari warga. Dia menjelaskan bahwa ada 10 persen hak warga yang terdampak atas keberadaan tower tersebut.
Ujang mengaku warga terdampak tower tersebut belum mendapat kejelasan dari Pemerintah Desa seperti apa kepastian hak mereka atas nilai kontrak tower tersebut, karena Dia mengaku bahwa perpanjangan kontrak Tower tersebut dicairkan oleh Kepala Desa dan Bendahara.

Sementara itu, Ari selaku Kepala Dusun Cikondang mengakui adanya perpanjangan kontrak tersebut. Kendati demikian, pihaknya tidak mengetahui kronologis seperti apa.
Ari menegaskan, sudah tidak adalah masalah terkait perpanjangan tower tetsebut karena sudah ada pertemuan dan kesepakatan antara Pemerintah Desa, LPM, BPD dan masyarakat kampung terdampak. “Saya tidak tau kronologis, tapi masalah ini sudah beres” ujar Ari, Senin (06/09/21). Dia juga mengaku bahwa sempat kedatangan warga terdampak tower tersebut sempat memprotes karena tanpa sepengatahuan warga.

Saat dikonfirmasi, Senin (13/09/21), Kepala Desa Cikondang Eros Rosita, melalui pesan Whatsapp mengatakan perpanjangan tower sudah tidak ada masalah. Dia menegaskan bahwa perpanjangan kontrak senilai 120 juta itu sudah selesai dengan masyarakat dan telah dibuatkan dalam berita acara.
Kades mengatakan, nilai kontrak senilai Rp. 120 juta sesuai dengan hasil penetapan APBDes.

Dia menambahkan perpanjangan kontrak tower tersebut dilaksanakan per 3 tahun sampai tahun 2023.  (**Agus Firman)

News Feed