Kapolda Jabar, Kasus Penembakan di Majalengka Bertambah Jadi 3 Tersangka

Kapolda Jabar, Kasus Penembakan di Majalengka Bertambah Jadi 3 Tersangka

Buletin Indonesia News,

Majalengka, — Tersangka kasus Penembakan yang terjadi di Kabupaten Majalengka pada, Minggu (10/11/2019) bertambah menjadi 3 orang.

Disampaikan, Kapolda Jawa Barat (Jabar), Irjen Pol Rudy Sufahriadi saat melakukan KUNKER ke Maplores Majalengka disela-sela peresmian Gedung serba guna, lapangan tembak serta rumah dinas Polres Majalengka, Senin (18/11/2019).

Disela-sela kunker Kapolda Jabar ke Mapolres Majalengka, kasus penembakan anak Bupati Majalengka, tersangkanya bertbah menjadi 3 orang

kepada awak media Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudy Sufahriady mengatakan, kasus penembakan di Majalengka dalam penangananya sudah mengikuti proses sesuai prosedur yang berlaku.

“Sejauh ini tersangka yang merupakan anak Bupati Majalengka sudah dilakukan penahanan,”
tuturnya.

Lanjut Kapolda Jabar, menurut penuturan dari Kapolres Majalengka yang disampaikan kepadanya, bahwa tersangka penembakan yang terjadi di Ruko Taman Hana Sakura sampai dengan saat ini bertambah menjadi 3 tersangka lagi.

Akan tetapi, ia enggan menyebutkan nama tersangka dan pasal apa yang dikenakan.

“Untuk lebih lanjutnya nanti Kapolres Majalengka yang menjawab, karena penyidiknya di Polres, yang jelas saya sampaikan, bahwa tersangka atas kasus penembakan itu bertambah menjadi 3 orang,” ucapnya.

Sementara itu terkait Senpi yang digunakan tersangka, Kapolda Jabar menambahkan bahwa senpi yang digunakan saudara Irfan Nur Alam berizin resmi Mabes Polri.

Akan tetapi, ia menyayangkan bahwa, tersangka menyalahgunakan senpi tersebut dimana penggunannya tak di tempat yang seharusnya.

Ditegaskan Kapolda, terkait kasus tersebut pasti dilanjut, itu kan tindak pidana yang sudah dilaporkan ke sini,” kata Kapolda Jabar.


(Emma)

azenucung02gmailcom

%d blogger menyukai ini: