Kapolres Banjar Dampingi Walikota Pantau Rapid Tes Gereja, 4 Jemaat Teridentifikasi Reaktif

Kapolres Banjar Dampingi Walikota Pantau Rapid Tes Gereja, 4 Jemaat Teridentifikasi Reaktif

Buletin Indonesia News,

Banjar, — Kapolres Banjar, AKBP Melda Yanni, S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan pengamanan Kebaktian Gereja Bhetel Indonesia (GBI) dan Gereja Pantekosta, disaat pandemi dalam persiapan tatanan kehidupan baru (New Normal) dan pengecekan rapid test terhadap jamaah Gereja, Minggu (07/06/2020).

Kapolres Kota Banjar, AKBP Melda Yanni, S.I.K., M.H., bersama Kita Banajr Hj. Ade UU Sukaesih dan Dandim 0613 Ciamis dampingi pengecekan rapid tes dan tatanan kehidupan baru New Normal

Hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Walikota Banjar, DR. Hj Ade Uu Sukaesih, S.Ip, M.Si., Dandim 0613 Ciamis yang diwakil oleh Pabung, Danramil Langensari, Danramil Banjar, PLT Kapolsek Banjar, dan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid -19 Kota Banjar.

Selain pengamanan kegiatan kebaktian jamaah Gereja, anggota dari Jajaran Polres Banjar juga melaksakanan kegiatan pengecekan rapid test terhadap para jamaah Gereja yang hadir saat itu oleh dinas kesehatan kota Banjar yang dipimpin dr Agus Budiana selaku Kabid pencegahan dan pengendalian penyakit.

“Dimasa tatanan kehidupan baru (new normal) pasca pandemi covid-19, para jamaah Gereja ini baru pertama kalinya melaksanakan kegiatan kebaktian, setelah beberapa waktu di tutup, namun tetap dilakukan pengecekan rapid test kepada para jemaat,” jelas Kapolres.

Dalam pelaksanaan ini, menurut dr Agus diketahui ada 4 jemaat yang teridentifikasi reaktif Rapid tes. Mereka merupakan 2 orang jemaat GBI dan 2 orang lagi dari gereja Pantekosta kota Banjar.

“Dari 150 alat Rapid tes yang dilakukan, ada 4 jemaat yang berdasarkan analis kami reaktif. Mereka langsung diisolasi di Asih Husada untuk diambil swabnya,” tutup dr Agus.

(Susi)

BULETIN INDONESIA NEWS

%d blogger menyukai ini: