Kapolres Banjar Tetapkan Kasus Situ Leutik sebagai Kelalaian Pelaksana dan Pengawas

Kapolres Banjar Tetapkan Kasus Situ Leutik sebagai Kelalaian Pelaksana dan Pengawas

Buletin Indonesia News

Banjar,– Kasus tewasnya salah satu pekerja saat proses pembangunan proyek taman terpadu Situ Leutik berimbas pada pemeriksaan beberapa pelaksana dan pengawas proyek yang kini ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian.

Hal tersebut diutarakan Kapolres AKBP Yulian Perdana dalam jumpa pers yang berlangsung pagi ini di aula Sanika Satyawada Polres Banjar.

“Ada unsur kelalaian yang ditemukan saat penyelidikan sehingga untuk sementara kami tetapkan AS, AF selaku pelaksana dan ASA serta YMS selaku pihak pengawas”, Papar Kapares

Dalam keterangannya, Kapolres menunjukkan sejumlah barang bukti seperti pakaian korban, material batu reruntuhan yang terdapat darah korban serta material yang digunakan dalam proses pembangunan proyek tersebut.

 “Salah satu kelalaian dari pihak pelaksana adalah dengan memangkas waktu pengerjaan yang mestinya diselesaikan dalam 28 hari, namun dipersingkat menjadi 4 hari tanpa menekankan standar keselamatan bagi pekerjanya, sehingga mengakibatkan beberapa korban terluka dan satu orang tewas ditempat,” beber Yulian dihadapan sejumlah awak media.

Atas kasus tersebut, pihak kepolisian menetapkan pasal 359 KUHP pidana Jo pasal 360 KUHP dan Jo pasal 55 ayat 1 KUHP pidana dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

(Susi)

Admin BIN

%d blogger menyukai ini: