Kapolres Majalengka Resmi Tahan INA, Anak Bupati Majalengka

Kapolres Majalengka Resmi Tahan INA, Anak Bupati Majalengka

Buletin Indonesia News,

MajalengkaPolres Majalengka menetapkan tersangka kasus  penenmbakan dan kini  resmi menahan Irfan Nur Alam sebagai PNS, anak kedua dari Bupati Majalengka, 20 hari ke depan, guna memudahkan pemeriksaan, Sabtu (16/11/2019)  pukul (00.10 WIB).

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono, S.I.K, M.H, didampingi Kasat Reskrim AKP Wafdan Muttaqin,S.I.K, M.H. gelar konferensi pers dalam kasus penembakan oknum PNS (INA), anak kedua bupati Majalengka serta menunjukan alat bukti seperti senpi, kartu, dan peluru karet di Mapolres Majalengka,

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono, S.I.K., mengatakan belum menerima surat secara resmi surat pencabutan laporan  dan surat perdamaian dari sdr Panji maupun dari tersangka.

“ini kasus pidana murni tetap proses hukum, tetap dilanjutkan ke pengadilan dan nanti sudah lengkap kejaksaan P21.” Jelas kapolres.

Lanjut Kapolres, nanti apabila sudah menerima surat pencabutan laporan dan surat perdamaian dari korban terhadap tersangka, pihaknya akan buat gelar perkara kepada semuanya, dan akan berkoordinasi dengan kejaksaan.

Dikatakan Mariyono, untuk saat ini tersangka sudah di tahan 20 hari  kedepan sesuai dengan surat perintah penahanan yang sudah di kerluarkan, saat ini sedang melengkapi berkas-berkasnya baik keterangan ahli maupun keterangan saksi-saksi lainnya.

“untuk surat permohonan penangguhan penahaan dari keluarga tersangka sampai saat ini belum terima, namun surat permohonan adalah hak keluarga tersangka, untuk memohon penangguhan penahanan, setiap penanganan kasus tindak pidana pihaknya tidak pernah diskriminatif dalam setiap penangannya, yang jelas harus ada azas manfa’at, azas keadilan, azas kepastian hukum baik terhadap tersangka maupun korbannya,” paparnya.

Sedangkan menurut Kristiwanto S.H.I, MH kuasa hukum dari Irfan Nur Alam, mengatakan    kliennya menjawab 26 pertanyaan, kondisi klien baik-baik saja menjawab dengan lancar menyampaikan dia apa yang dia lihat yang dia alami pada malam itu tidak lebih tidak kurang, penahanan hak prerogatif penyidik, nanti upaya yang kita lakukan akan membuat surat penangguhan.

(Emma/*)

Admin BIN

%d blogger menyukai ini: