Kapolres Meninjau TKP Penemuan Korban Tenggelam Di Pantai Tegal Retno Petanahan

Kapolres Meninjau TKP Penemuan Korban Tenggelam Di Pantai Tegal Retno Petanahan

Buletin Indonesia News,

Kebumen,- Tim Gabungan berhasil menemukan jasad korban yang tenggelam di muara Sungai Lukulo, Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong, Kebumen, Selasa (2/6/2020).

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat meninjau ke lokasi jasad yang tenggelam di muara lukulo

 Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat meninjau ke lokasi mengatakan kedua korban sudah diketemukan.

“Alhamdulillah kedua korban hari ini sudah di temukan dan sudah berhasil di evakuasi, untuk selanjutnya kedua jenazah dibawa ke RSUD guna dilakukan autopsi,” ujar Kapolres.

Sebelumnya Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian menggunakan perahu karet di sekitar tempat kejadian ke arah barat dan timur.

Selain melakukan pencarian, pihaknya juga menyebar informasi ke sepanjang pantai selatan, dan pada akhirnya korban diketemukan di pantai Tegal Retno Kecamatan Petanahan.

Adapun unsur SAR Gabungan terdiri atas Basarnas Cilacap, Polsek Klirong dan Petanahan, Koramil Klirong, BPBD Kebumen, PMI Kebumen. Kemudian RAPI, Orari, Banser, SAR MTA, Cilacap Rescue, Ubaloka, SAR Tunas Kelapa, Gertak’s, TRC Bongkar, SAR Elang Perkasa dan warga sekitar.

Seperti diberitakan sebelumnya dua orang pemuda asal desa Jagasima bernama Mujahidin (22) dan Faidu Rohman (23) dilaporkan tenggelam saat bermain rakit  di muara Sungai Lukulo Senin (1/6/2020) pagi.

Kecelakaan berawal ketika kedua korban bermain rakit di aliran sungai Luk Ulo di Desa Jagasima beberapa jam sebelum kejadian. 

Saat itu debit air sungai sedang meningkat dan berbahaya. Pada saat memasuki muara, dimungkinkan rakit sederhana yang dinaiki kedua korban tidak stabil sehingga terbalik yang mengakibatkan keduanya tenggelam terbawa derasnya arus muara. 

Atas kejadian tersebut Kapolres Kebumen menghimbau kepada masyarakat agar jangan bermain di sungai ataupun mandi di laut.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak bermain air sungai ataupun mandi di laut, karena sangat membahayakan apalagi saat ini gelombang air laut sedang tinggi, kami juga berharap peran orang tua agar selalu mengawasi putra putrinya saat bermain,” tutup Kapolres.

( Yatiman/Humas Polres Kebumen )

BULETIN INDONESIA NEWS

%d blogger menyukai ini: