Kawanan Perampok Jebol Apotik Kimia Farma, 100 juta Raib

Kawanan Perampok Jebol Apotik Kimia Farma, 100 juta Raib

BINews

Banjar, – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Pasca 3 karyawannya terkonfirmasi positif, Apotik Kimia Firma yang langsung tutup operasionalnya sejak rabu lalu, pagi ini dikabarkan di bobol sindikat perampok.

Berdasarkan tinjauan dilapangan, Apotik milik BUMN tersebut kini sudah terpasang garis polisi sejak kunci gerbang dijebol oleh kawanan perampok. Alhasil, sindikat tersebut berhasil membobol brankas dan menggondol uang seratus juta rupiah berikut 5 box obat golongan jenis Psikotropika non narkotik.

Kanit Reskrim berdiri di depan police line sambil menunjuk kunci yang dijebol perampok

Hal tersebut diungkap kanit reskrim Polsek Banjar, Iptu Sudarto ke sejumlah awak media yang mewawancarainya.

“perampok diduga sindikat yang sebelumnya beroperasi di Garut, Tasik dan kamis kemarin di Pangandaran. Mereka menjebol TKP dengan modus operandi yang sama,” bebernya.

Kronologis kejadian diduga berawal dari kecurigaan seorang juru parkir BRI Unit Soponyono dan tukang ojeg yang curiga atas kondisi kunci yang terlihat sudah dalam kondisi dijebol.

“Diduga, penjebolan apotik terjadi diatas jam 12 malam dini hari ini karena kebetulan disebelah TKP biasa jualan kupat tahu yang tutup jam 12 malam tadi. Atas laporan tersebut, kami langsung mendatangi TKP dan mendalami perkara,” cetusnya.

Apoteker Kimia Farma, Ani Hanifah, S. Farm, Apt, dalam keterangannya kepada polisi menerangkan bahwa ada uang cash tersimpan didalam brankas beserta obat jenis psikotropika non narkotik yang berhasil di bobol perampok.

“rencananya sabtu besok apotik sudah buka kembali pasca karyawan kami ada yang terpapar covid-19,” tandasnya.

Karena 6 titik CCTV apotik terungkap rusak, aksi kawanan perampok tersebut tidak terekam dan pihak kepolisian saat ini langsung melacak kasus kriminal tersebut.

(Susi)

Admin BIN