oleh

Kejari Kota Banjar di Datangi KPK (Komunitas Pembaharuan Kota)

Buletin Indonesia News

Banjar,– Komunitas Pembaharuan Kota (KPK) Banjar mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Kota Banjar di Jalan Gerilya. Tujuan mereka itu untuk audiensi terkait dugaan kasus korupsi yang terjadi di Desa Balokang dan dugaan kolusi maupun nepotisme dalam penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 2018 di Kota Banjar, Rabu (18/10/2017).

KPKB yang diwakili oleh Her Her Rohilin menyerahkan berkas dan dua keping CD yang diterima langsung Kepala Kejaksaan Negeri Banjar Farhan SH. Berkas dan dua keping CD yang diserahkan KPKB itu sengaja diberikan kepada Kejari Banjar terkait dua kasus yang diduga syarat kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN). ” Berkas dan CD yang Kami berikan kepada Kejari itu untuk dipelajari,” kata Her Her Rohilin usai audiensi.

KPKB mendorong kejari Banjar untuk menegakan hukum di Kota Banjar. Didalam berkas dan CD itu ada bukti-bukti dugaan KKN ketika nantinya dilaporkan kejaksaan sudah memiliki dasar apakah masuk pidana umum apakah pidana khusus. Karena dalam dugaan kasus penyelenggaraan haji disana terjadi pemalsuan kartu tanda penduduk (KTP). ” Kami akan bikin laporan resmi,” ujar Her Her.

Kajari Banjar Farhan SH mengaku siap menegakan hukum di Kota Banjar. Dengan adanya berkas dan dua keping CD yang diserahkan oleh KPKB itu akan Kami periksa terlebih dahulu. Mengenai kasus di Desa Balokang pihaknya sudah melakukan pengumpulan data-data untuk diteliti.

Reporter : Dayu Septian

Komentar

News Feed