oleh

Kembangkan Budaya Lokal, Mahasiswa Politeknik LP3I Bandung Gelar Pasanggiri Tari Jaipong

Buletin Indonesia News.com

BANDUNG, Jabar- Mahasiswa Prodi Hubungan Masyarakat Politeknik LP3I Bandung bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung mengadakan Pondasi Event (Poe Nyunda Sareng Anak Komunikasi) dengan berfokus pada kegiatan Pasanggiri Tari Jaipong untuk umur 13-19 tahun dengan kategori tunggal di Padepokan Seni Mayang Sunda.

Di era globalisasi sekarang sudah banyak bidang kesenian yang mulai dilupakan oleh masyarakat contohnya Tari Jaipong. Pondasi Event mencoba untuk mengangkat kembali nilai budaya lokal melalui kegiatan Pasanggiri Tari Jaipong. Pasanggiri Tari Jaipong umur 13-19 tahun kategori tunggal yang didukung oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung ini, diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah di Kota Bandung.

 Adapun dewan juri yang diisi oleh para ahli pelaku seni diantaranya Apriliyanti, M.I.Kom, Gesnida Yunita, M.Sn, dan  Iwan Rudiana, S.Sen. Iringan lagu yang digunakan oleh para peserta sebagai iringan tari ditentukan oleh peserta agar peserta dapat bebas berkreasi. Dengan hasil juara 1 dimenangkan oleh Dewi Nur Shifa dari SMPN 1 Soreang, juara 2 oleh Meisya Salsabila dari Sanggar Ari Arimbi, dan  juara 3 oleh Mahda Qistina dari SMKN 1 Bandung.

Para juara mendapatkan beasiswa pendidikan kuliah dari Politeknik LP3I Kota Bandung sebagai bentuk apresiasi kepada para juara yang telah berhasil mengikuti Pasanggiri Tari Jaipong. Ketua Prodi Hubungan Masyarakat Adi Muhammad Ramadhan M.I.KOM juga turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah melaksanakan event ini.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi atas terselenggaranya event PONDASI ini karena menyangkut dengan budaya kita sendiri dengan melestarikan budaya Sunda lewat tari jaipong, karena ini praktik mata kuliah PR Event sebagai ujian akhir mereka, dimana mahasiswa dan mahasiswinya mampu menyelenggarakan dan mengelola sebuah event yang mereka tentukan sendiri,” kutipnya saat memberikan sambutan Pondasi Event 2023.

Terakhir, dengan mengusung tema ‘Membangun Generasi Muda Cinta Budaya’ diharapkan dapat menjadi wadah untuk mensosialisasikan seni bagi generasi muda agar generasi muda dapat mencintai budaya lokal dan dapat menjadi wadah mengembangkan minat bakat mereka dalam bidang seni serta mempererat sikap supportif dan solidaritas para seniman.