Kepala Distan Terpapar Covid, Operasi Yustisi Semakin Gencar Digelar dengan Sanksi Pelanggar Ber-APD

Kepala Distan Terpapar Covid, Operasi Yustisi Semakin Gencar Digelar dengan Sanksi Pelanggar Ber-APD

Kepala Distan terpapar covid, Operasi Yustisi semakin gencar digelar dengan sanksi pelanggar ber-APD

BANJAR, buletinindonesianews.com – Ada saja ide Srikandi Polres satu ini. Demi menekan jumlah pelanggar protokol kesehatan, Kapolres Banjar, AKBP Melda Yanny, S.I.K,MH memberikan sanksi kepada sejumlah pelanggar prokes untuk berperan menjadi tenaga kesehatan.

Seperti yang terjadi di perapatan Jarum kota Banjar Selasa sore (8/12/20). Dua pemuda nampak berjalan ditengah keramaian kota dengan mengenakan APD lengkap dan dikawal beberapa petugas gabungan dari satgas penanganan covid-19 kota Banjar.

Rupanya kedua pemuda ini bukanlah Nakes, melainkan pelanggar prokes yang berperan sebagai tenaga kesehatan dan untuk menghayati peranannya, mereka diminta mengenakan hazmat dengan papan bertuliskan sebagai pelanggar prokes terkalung dilehernya.

Hal tersebut dilakukan agar para pelanggar memahami dan menghargai kinerja nakes yang selama ini berjuang dibalik APD guna menangani membludaknya pasien terkonfirmasi covid.

“tujuannya agar memberi efek jera kepada pelanggar prokes dengan menghargai perjuangan dan pengorbanan para Nakes yang kini bahkan telah menjadi cluster dari penyebaran virus. Masyarakat harus lebih disiplin menerapkan prokes saat beraktivitas agar pandemi ini segera berakhir,” terang Kapolres usai operasi Yustisi digelar.

Operasi Yustisi yang digelar selasa.sore berhasil menjaring banyak pelanggar protokol kesehatan terutama yang tak mengenakan masker. Para petugas yang terdiri dari TNI/Polri, Satpol PP, BPBD dan Dishub ini dengan getol memberi peringatan kepada masyarakat agar patuh terhadap himbauan pemerintah.

“status kota Banjar masih zona merah dan kami akan terus rutin menggelar operasi Yustisi demi menekan angka penambahan kasus covid yang saat ini sudah mencapai 217 kasus dan 4 diantaranya meninggal dunia. Kamj berharap upaya ini dapat membantu pemerintah dalam menangani pandemi ini,” imbuh Kapolres.

Kota Banjar sendiri saat ini mencapai 217 kasus covid dengan rincian 75 kasus positif aktif, 138 kasus sembuh dan 4 kasus meninggal dunia. Kini, cluster perkantoran bahkan sudah menyebar dibeberapa OPD.

Selain Kadis Pertanian, sekretaris Dinas KUMKMP dan Seklur kelurahan Pataruman juga dinyatakan terkonfirmasi positif usai menghadiri rapat bersama Inspektur pembantu dan Wadir RSUD kota Banjar yang terlebih dahulu positif covid.

“untuk penambahan 4 kasus hari ini, dua diantaranya merupakan kontak erat Nakes dan sudah diisolasi di RSUD sementara sisanya masih menunggu penempatan isolasi tambahan di RS Asih Husada,” terang dr Agus Budiana, Kabid pencegahan dan penanggulangan penyakit pada Dinas kesehatan Kota Banjar.

Ditambahkannya, beberapa kepala OPD saat ini menjalani swab tes dan kini hasilnya masih ada yang menunggu pemeriksaan laboratorium RSUD kota Banjar.

“untuk hasilnya yang sudah keluar adalah Dinkes, RSUD, dinas PU, dan BPBD semuanya negatif sementara Dinas Pertanian dan Sekdis UMKM positif. Sisanya masih menunggu hasil pemeriksaan,” pungkasnya.

(Susi)

Admin BIN