Kepolisian Sektor Pangandaran Laksanakan Pengamanan Kampaye, Antisipasi Adanya Mobilisasi, Kerumunan Masa Pendukung

Kepolisian Sektor Pangandaran Laksanakan Pengamanan Kampaye, Antisipasi Adanya Mobilisasi, Kerumunan Masa Pendukung

PANGANDARAN, buletinindonesianews.com – Kepala Kepolisian Sektor Pangandaran Kompol Suyadi, SH., M.M., memimpin langsung pengamanan kegiatan kampanye terbatas pasangan calon bupati dan wakil bupati Pangandaran nomor urut 2, H. Adang Hadari-H. Supratman. Kampanye tatap muka terbatas ini dilaksanakan di dua dusun, yakni Dusun Pangandaran Barat dan Dusun Kedungrejo Kecamatan Pangandaran, Jawa Barat, Kamis (19 November 2020).

Pengamanan kampanye terbuka kali ini melibatkan puluhan personel gabungan TNI-Polri dan instansi pemerintah terkait. Terdiri dari 13 personel Polres Ciamis Polda Jabar, 10 anggota TNI, 10 anggota Satpol PP Pangandaran, 2 anggota Panwascam Kecamatan Pangandaran, dan 2 anggota gugus tugas Covid-19.

Kampanye terbuka kali ini melibatkan puluhan personel gabungan TNI-Polri dan instansi pemerintah terkait menjaga, antisipasi dari masa pendukung dari kerumunan dan mobisasi masa

Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadi, SH., M.M., mengatakan, pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya mobilisasi massa pendukung yang mendatangi lokasi kampanye terbuka paslon bupati dan wakil bupati Pangandaran nomor urut 2. Dimana kehadiran paslon bupati dan wakil bupati ditengah warga dalam rangka untuk memikat hati rakyat Kabupaten Pangandaran.

“Kampanye terbuka kali dibatasi, karena saat ini dalam situasi pandemi Covid-19. Pengamanan kali ini tidak hanya memberikan rasa nyaman kontenstan warga masyarakat, tetapi juga untuk mengantisipasi timbulnya kerumunan yang dapat memicu sebagai penyebaran bahaya virus corona yang sedang mewabah,” kata Kompol Suyadi.

Selama bertugas, kata Kompol Suyadi, petugas bersikap tegas dengan selektif melihat warga yang hadir. Dimana warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker diminta untuk kembali kerumah dan jumlah warga dibatasi tidak boleh lebih dari 50 orang.

“Kampanye terbuka kali ini diikuti kurang lebih 50 orang. Mereka semua menerapkan protokol kesehatan. Bagi mereka yang melanggar akan kami tindak langsung dengan cara memintanya untuk kembali kerumah masing-masing. Tujuannya pemberlakukan pembatasan demi mengantisipasi penyebaran Covid-19. Sekarang kan masih masa pandemi,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kompol Suyadi menambahkan, petugas pengamanan juga menyampaikan imbauan untuk selelu menerapkan protokol kesehatan pencegah penyebaran Covid-19. “Cegah Covid-19 ingat selalu protokol kesehatan yang 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Ini semua wajib diterapkan sebagai upaya bersama memutus rantai penyebaran Covid-19,” katanya.

(Asjen/Humas Polres Ciamis)

Admin BIN