Kesepakatan Bersama RDP Delapan Desa Dengan PT GML

Kesepakatan Bersama RDP Delapan Desa Dengan PT GML

Kesepakatan Bersama RDP Delapan Desa Dengan PT GML

Bangka, buletinindonesianews.com — Rapat kesepakatan PT.Gunung Maras Lestari (GML ) dengan 8 (delapan) desa yang ada di 3 (tiga) Kecamatan Pemerintah Kabupaten Bangka yang sebelumnya telah Rapat Dengar Pendapat dengan BAP DPD RI atas pengaduan masyarakat 8 (delapan) Desa di 0R Setara Setda Bangka.Kamis, 01/07/2021

Pimpin rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka di hadiri Asisten perekonomian dan pembangunan Pemkab Bangka, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Bagian Hukum dan HAM, Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Bangka, Direktur Utama PT. Gunung Maras Lestari ( GML),

Rapat kesepakatan PT.Gunung Maras Lestari (GML ) dengan 8 (delapan) desa yang ada di 3 (tiga) Kecamatan Pemerintah Kabupaten Bangka

Camat Bakam, Camat Pemali, Camat Puding Besar, Kades Bukit Layang, Kades Dalil, Kades Bakam, Kades Mangka, Kades Mabat, Kades Kayu Besi, Kades Sempan, Kades Puding Besar, BPD Bakam, BPD Mangka, BPD Mabat, BPD Dalil, BPD Bukit Layang, BPD Puding Besar, BPD Kayu Besi dan BPD Sempan.

Hasil Kesepakatan Rapat :

  1. PT. Gunung Maras Lestari berkomitmen membangun kebun masyarakat (plasma) di (8) delapan desa minimal 20% dari luas kebun inti dan bila belum terpenuhi maka PT. Gunung Maras Lestari bersedia memotong HGU (Hak Guna Usaha) untuk kebun sampai dengan akhir masa HGU pada tahun 2028 dengan rincian terlampir.
  2. PT Gunung Maras Lestari berkomitmen apabila memerlukan tenaga kerja di perusahaan akan menyurati delapan (8) desa (Desa Dalil, Bakam, Mangka, Mabat, Bukit Layang, Puding Besar, Kayu Besi, dan Desa Sempan) untuk rekrutmen pada saat penerimaan tenaga kerja.
  3. PT. Gunung Maras Lestari berkomitmen untuk menaikkan nilai CSR pada Tahun 2021 dari Rp 35.000 Per Hektar/Tahun menjadi Rp 42.000 Per Hektar/Tahun kepada Delapan Desa (Desa Dalil, Bakam, Mangka, Mabat, Bukit Layang, Puding Besar, Kayu Besi, dan Desa Sempan) dan pembayaran dilakukan di awal tahun dalam bentuk sumbangan pihak ketiga.

Pada Kecamatan Bakam :

  1. Desa Dalil Luas Kebun 1.954,40 H; Persentase luas kebun plasma/20% = 390,88 H; Kebun Revitalisasi 176,54; Kebun KKSR Mandiri 188,33 H;Total Kebun Revit + KKSR Mandiri = 364,87; Kekurangan pembangunan kebun masyarakat/plasma = 26,01 H
  2. Desa Bakam Luas Kebun 923,58 H; Persentase luas kebun plasma/20% = 184,72 H; Kebun Revitalisasi 0; Kebun KKSR Mandiri 0 H;Total Kebun Revit + KKSR Mandiri = 0; Kekurangan pembangunan kebun masyarakat/plasma = 184,72 H
  3. Desa Mangka Luas Kebun 1.896,42 H; Persentase luas kebun plasma/20% = 379,28 H; Kebun Revitalisasi 0; Kebun KKSR Mandiri 0 H;Total Kebun Revit + KKSR Mandiri = 0; Kekurangan pembangunan kebun masyarakat/plasma = 379,28 H
  4. Desa Mabat Luas Kebun 3.380,79 H; Persentase luas kebun plasma/20% = 676,16 H; Kebun Revitalisasi 0; Kebun KKSR Mandiri 0 H;Total Kebun Revit + KKSR Mandiri = 0; Kekurangan pembangunan kebun masyarakat/plasma = 676,16 H
  5. Desa Bukit Layang Luas Kebun 1.230,70 H; Persentase luas kebun plasma/20% = 246,14 H; Kebun Revitalisasi 0; Kebun KKSR Mandiri 0 H;Total Kebun Revit + KKSR Mandiri = 0; Kekurangan pembangunan kebun masyarakat/plasma = 246,14 H

Pada Kecamatan Puding Besar

  1. Desa Puding Besar Luas Kebun 47,86 H; Persentase luas kebun plasma/20% = 9,57 H; Kebun Revitalisasi 103,31 H; Kebun KKSR Mandiri 71,63 H; Total Kebun Revit + KKSR Mandiri = 174,94 H; Kekurangan pembangunan kebun masyarakat/plasma = 165,37 H
  2. Desa Kayu Besi (Luas Kebun 600,55 H; Persentase luas kebun plasma/20% = 120,11 H; Kebun Revitalisasi 0; Kebun KKSR Mandiri 0 H;Total Kebun Revit + KKSR Mandiri = 0; Kekurangan pembangunan kebun masyarakat/plasma = 120,11 H)

Pada Kecamatan Pemali

  1. Desa Sempan (Luas Kebun 1.914,06 H; Persentase luas kebun plasma/20% = 382,81 H; Kebun Revitalisasi 221; Kebun KKSR Mandiri 0 H;Total Kebun Revit + KKSR Mandiri = 221; Kekurangan pembangunan kebun masyarakat/plasma = 161,81 H)

Andre perwakilan Delapan Kades mengatakan yang jelas kami apresiasi, artinya komitmen daripada direktur perusahaan untuk menyelesaikan permasalahan ini yang berlarut-larut, sudah ada titik terang, sudah ada kesepakatan. Jadi kami juga tidak menuntut yang bagaimana. Kunci dari pada itu kesejahteraan dan kejelasan. Karena kami yakin, kita berada di pemangku kepentingan ini semuanya untuk kesejahteraan masyarakat.

Harapan kami perusahaan-perusahaan lain juga mengikuti daripada kehendak dari desa seperti halnya tenaga kerja, CSR, plasma dan lain-lain tadi. Kalau berdasarkan yang disebutkan oleh Bapak dari pimpinan PT GML tadi, banyak perusahaan, bukan hanya GML sendiri yang ada di Kabupaten Bangka. Kalau untuk tahu perusahaan mana mungkin Dinas Pertanian terkait yang lebih tahu ada berapa perusahaan yang ada di Kabupaten Bangka ini ” jelasnya

Sutrisno Ketua BPD Mangka mejelaskan Kalau masalah beberapa perusahaan yang sampai sekarang ini yang belum melaksanakan CSR, tetap kita akan tuntut itu mereka secara bertahap. Di GML sudah selesai. Nanti kita akan menemui semua perusahaan berikutnya. Kalau di wilayah Kecamatan Bakam khususnya di wilayah Desa Bukit dan Mabat itu ada PT PAL dan THEP “,ungkapnya.

(Wawan Bangka)

Admin BIN