oleh

Ketua ACT-MRI Ciamis : Semangat Mereka Perlu Kita Dorong Dan Apresiasi!

buletinindonesianews.com

CIAMIS, Jabar —  Tim Aksi Cepat Tanggap MRI Ciamis kembali implementasikan bantuan Pangan untuk kelompok ibu-ibu pejuang ekonomi keluarga di wilayah Pasar Manis Ciamis pada Sabtu, 09 Oktober 2021. Penerima manfaat dari program ini sebanyak 20 orang dan ini merupakan tahap yang ke 4 dari wilayah yang berbeda.

Selain melakukan pemberian bantuan pangan pada kegiatan ini pula dilakukan pendampingan program sedekah modal usaha ibu-ibu pejuang ekonomi keluarga yang dilakukan 3 bulan yang lalu. Pada kegiatan pendampingan ini dapatkan hasil bahwa usaha yang mereka lakukan mengalami kemajuan dari sisi pendapatan dari hari ke hari meskipun tidak begitu signifikan.

Modal bantuan hibah untuk usaha dari ACT ini diberikan sekitar 3 bulan yang lalu ini memberikan dampak yang baik terhadap usaha-usaha mereka baik itu dari sisi pendapatan maupun dari cara mereka berdagang. Yang tidak kalah penting adalah bahwa semangat juang ibu-ibu Pahlawan Ekonomi Keluarga ini tidak surut meski ditengah pandemi seperti ini, mereka tetap melakukan aktivitas jualanya seperti hari-hari biasa, mengingat kebutuhan harian keluarga haruslah tetap dipenuhi.

Herdiana selaku Kepala Cabang ACT Ciamis menyampaikan bahwa “Semangat dari mereka ini perlu kita apresiasi dan perlu dorong agar kelangsungan usahanya tetap terus berjalan untuk membangkitkan roda ekonomi diwilayah lokal khususnya ciamis. Untuk itu kami ACT Ciamis dalam hal ini tidak hanya sekedar memberikan modal bantuan saja melainkan secara rutin tim ACT dan MRI (Masyarakat Relawan Indonesia) mengadakan pendampingan baik itu dari sisi skill dalam berdagang maupun pendampingan dari sisi ruhiyah.’’ tuturnya.

Ia juga menambahkan, dalam kegiatan pendampingan pun selalu di sampaikan bahwa sekedar berusaha saja tidak cukup melainkan perlu adanya perbaikan hidup dari sisi hubungan dengan sesama maupun dengan Alloh SWT. Tidak hanya itu, Herdiana juga berharap mereka yang menerima bantuan dari donatur melalui wasilah ACT Ciamis, suatu saat mereka harus menjadi subjek pemberi manfaat kepada orang lain yang sama-sama membutuhkan.

“Semoga melalui kegiatan ini banyak melahirkan para pedagang yang religius yang selalu memperhatikan tata cara berdagang yang sesuai syariat islam dan menumbuhkan semangat berbagi dengan sesama dan menjalin hubungan baik dengan Alloh SWT.” pungkasnya. (Neneng)

News Feed