oleh

Ketua DPRD Herman Suhadi : Ekonomi Kreatif Penting Dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

Buletinindonesianews.com

Kenanga, Bangka — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Herman Suhadi, S. Sos, terus berupaya memotivasi masyarakat agar lebih kreatif dan inovatif, pasalnya, Pengembangan ekonomi kreatif sangat penting dan bermanfaat dalam mempercepat pemulihan ekonomi ditengah pandemi covid-19.

“Terkadang masyarakat banyak yang tidak tahu keberadaan Perda, Maka perlu wadah atau tempat untuk menyampaikan Peraturan itu ke masyarakat, bentuknya penyebarluasan Perda ini”, jelas, Ketua DPRD Babel Herman Suhadi, saat melaksanakan penyebarluasan Perda, di salah satu rumah warga Kelurahan Kenanga Kabupaten Bangka, jumat (05/11/2021).

Ketua DPRD Babel Herman Suhadi, S. Sos, melaksanakan Penyebarluasan peraturan daerah (Perda) No. 9 Tahun 2018 Tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif, didampingi Lurah kenanga Hari Rusman Dan Satera tenaga ahli ketua DPRD Bangka Belitung dan Sekretaris DPRD Babel, M. Haris, AR. AP, dan dihadiri puluhan masyarakat kenanga dengan antusias.

Lebih jauh dijelaskan Politisi PDI-P Bangka, bahwa dengan adanya Perda No. 9 Tahun 2018 Tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif, merupakan sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam pemberdayaan dan menggali potensi masyarakat, yang tentunya akan berimbas pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

” ekonomi kreatif sangat penting dan bermanfaat bagi masyarakat,  itu dibuktikan dengan adanya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. tujuannya kita ingin menggali potensi-potensi ekonomi kreatif masyarakat”, pungkasnya.

Untuk itu, katanya, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka belitung membuat regulasi tentang pengembangan ekonomi kreatif, tersebut mencakup perlindungan, penghargaan maupun bantuan pendanaan dari pemerintah, sehingga masyarakat dan pemerintah bisa bersinergi dalam rangka mengembangkan ekonomi kreatif.

“Saya yakin dan percaya ekonomi kreatif di bangka belitung ini sangat luar biasa,  banyak sekali hanya belum terangkat ke permukaan. dengan adanya Perda ini kita sangat berharap agar masyarakat lebih kreatif dan pemerintah juga berkreasi untuk itu”, pungkasnya.

Sementara itu, Lurah Kenanga Hari Rusman, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Ketua DPRD, sebab, desa kenanga mendapat kepercayaan sebagai tempat melaksanakan kegiatan penyebarluasan Perda.

“Kami harapkan bapak/ibu yang hadir ini, kita dapat mendengar secara seksama apa yang nanti akan disampaikan pemateri. Kalo mengerti alhamdulillah, kalo tidak mengerti silakan untuk bertanya”, imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Ustad Satera tenaga ahli ketua DPRD Bangka Belitung, mengatakan, didalam Perda No. 9 Tahun 2018 Tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif, ada delapan ruang lingkup yang penting untuk diketahui masyarakat.

Pertama, tanggung jawab pemerintah daerah, kedua, pengembangan sumber daya manusia,  ketiga, pengembangan usaha,  keempat, penghargaan,  kelima, kelembagaan, keenam, pembinaan, pengawassn dan pengendalian,  ketujuh, kerjasama dan terakhir Pendanaan.

“Perda ekonomi kreatif ini ada tanggung Pemerintah Daerah, jadi pemerintah daerah hadir disitu untuk mensuport pelaku-pelaku ekonomi kreatif. ini yang harus kita pahami”, terangnya.

*

News Feed