oleh

Lakukan Koordinasi Intensif, Poktan Wannajaya Siap bergandengan dengan DPMD Ciamis dan Investor

Buletin Indonesia News.com

CIAMIS, Jabar — Program Pemberdayaan Masyarakat melalui kawasan perikanan terpadu milik Kelompok Tani (Poktan) Wannajaya Desa Jelat Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis, akhir-akhir ini mendapat perhatian dari berbagai pihak diantaranya adalah para investor dari dalam dan luar kabupaten serta dinas terkait salah satunya Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Ciamis.

Hal itu terbukti ketika Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat DPMD Kabupaten Ciamis, Dania Rahayu menghubungi langsung penasehat Poktan Wannajaya, Rahman Taufik untuk sama-sama berdiskusi mengenai program pemberdayaan masyrakat.

Pria sederhana yang akrab disapa Kang Opik dengan hobby olahraga offroad ini saat ditemui di Sekertariat Poktan Wannajaya mengatakan, pihaknya merasa kaget ketika dihubungi oleh Kabid Pemberdayaan Masyarakat DPMD Kabupaten Ciamis.

Menurutnya, setelah membaca berita “Produk Olahan Ikan Poktan Wannajaya Desa Jelat, Dilirik Investor” yang dimuat di media buletinindonesianews tanggal 20 November 2021, Bu Kabid menanyakan berbagai hal tentang konsep kawasan perikanan terpadu yang dilaksanakan Poktan Wannajaya.

“Alhamdulillah kami diundang Bu Kabid untuk berdiskusi di kantornya. Insya Allah kami akan hadir dan menentukan waktunya,” katanya.

Taufik menjelaskan sebenarnya pihaknya juga bermaksud akan berkoordinasi dengan pihak DPMD Ciamis melalui Kabid Pemberdayaan untuk meminta bahan dan pembekalan materi dari pihak pemerintah yang akan dibawa pada saat pertemuan pada, Kamis (02/12/2021) dengan pihak investor.

“Tujuannya ingin diskusi dengan DPMD sebagai wakil dari pemerintah daerah, apabila nanti terjadi kesepakatan antara kami dan pihak investor, pada pelaksanaannya kami ingin mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah karena ini menyangkut pemberdayaan masyarakat nantinya,” jelasnya.

Taufik juga menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat memang sedang gencar di jalankan oleh pemerintah daerah Kabupaten Ciamis, apalagi disaat pandemi Covid-19 dampak terhadap ekonomi masyarakat tentu sangat dirasakan sekali.

Sementara Dania Rahayu mengatakan, pihaknya sangat tertarik oleh konsep pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Poktan Wannajaya apalagi setelah mendapatkan informasi dari Kepala Desa Jelat, Arga Susyla Prayoga, SE bahwa konsep pemberdayaan masyarakat di Poktan Wannajaya tersebut dilakukan secara swadaya dan sudah mulai terlihat hasilnya di lapangan.

“Apa yang sedang dilaksanakan Poktan Wanajaya sangat bagus untuk mengantisipasi dampak ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19. Memang ini sedang gencar digalakan oleh pemerintah sinergitas antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk mengatasi dampak ekonomi tersebut,” ungkapnya..

Dania membenarkan bahwa pihaknya telah menghubungi langsung pihak Poktan Wannajaya melalui penasehatnya Rahman Taufik, secara pribadi Dania tertarik akan konsep yang dikembangkan Poktan Wannajaya tersebut cukup unik.

“Saya kebetulan kenal baik dengan kang Taufik, dulu masa kecil kita pernah bersama, sudah lebih dari 20 tahun tidak pernah ketemu karena aktitas masing masing, saya undang beliau untuk berdiskusi mengenai masalah ini,” ucapnya.

Diakuinya, pihaknya sudah diberi satu berkas materi tentang konsep kawasan perikanan terpadu Poktan Wannajaya,

“Tadi sekilas dilihat sangat menarik, dan untuk lebih detailnya nanti akan dibahas setelah bertemu langsung sekaligus kita tawarkan apa yang bisa bantu untuk mensukseskan program pemberdayaan masyarakat di Poktan Wanajaya ini, ” pungkasnya. (**Nank Irawan)

News Feed