Lazismu Kabupaten Ciamis Miliki Lima Program

Lazismu Kabupaten Ciamis Miliki Lima Program

Lazismu Kabupaten Ciamis Miliki Lima Program

CIAMIS buletinindonesianews.com,-Lazismu adalah Lembaga Zakat, Infak, Wakaf, dan Shodaqah Muhamadiyah, merupakan lembaga zakat tingkat nasional yang bergerak dalam bidang pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan secara produktif dana zakat, infak, shadaqah, wakaf dan dana titipan kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan maupun instansi lainnya

Lembaga Zakat, Infak, Wakaf, dan Shodaqah Muhamadiyah, merupakan lembaga zakat tingkat nasional berikan bantuan dan penyemorotan desinsfektan

Hal tersebut dikatakan Manager Lazismu Kabupaten Ciamis, Husen Umar Abdulah pada saat menerima dana titipan (Infak) dari Nana (50) salah seorang warga RT03/RW 08 Lingkungan Desa Kolot Kelurahan Linggasari, Senin (23/11/2020) di kantor Lazismu kabupaten Ciamis, Jalan Ir. H Djuanda Ciamis.

“Lazismu di Ciamis sudah mau setahun, mungkin belum banyak masyarakat yang mengetahuinya, adapun kegiatan yang kami lakukan adalah menerima dana titipan zakat, infak, shodaqah dari masyarakat untuk disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Diungkapkannya, kehadiran Lazismu di Ciamis diharapkan bisa memberikan kemanfaatan yang dapat dirasakan oleh masyarakat dengan bentuk program, menurutnya sampai saat ini pihaknya mempunyai lima pilar program, yaitu program pendidikan, kesehatan, ekonomi, dakwah dan program kegiatan sosial kemanusiaan.

“Prioritas kami yang diberikan kepada masyarakat baik dari bentuk beasiswa, kesehatan, ekonomi, dakwah dan kegiatan sosial lainnya, karena sampai saat ini Itulah masalah utama sosial yang ada di masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, beberapa bantuan-bantuan lain seperti pemberdayaan, program memakmurkan masjid, dakwah pihaknya berharap dengan adanya Lazismu di Kabupaten Ciamis bisa memberikan manfaat untuk masyarakat Ciamis.

“Alhamdulillah dalam masa pandemi ini juga kami memberikan bantuan berupa pembagian masker, penyemprotan disinfektan di mesjid-mesjid, terkait kebencanaan kami juga memberikan bantuan termasuk bencana banjir yang melanda Banjarsari dan sekitarnya,” jelasnya.

Husen menegaskan, kenapa masyarakat sekarang sudah mulai tumbuh dan sadar untuk menitipkan dana baik zakat, infak, shadaqah maupun wakaf melalui lembaga, karena sekecil apapun dana yang dititipkan melalui lembaga dapat disalurkan kepada lebih banyak orang yang membutuhkan dan tepat sasaran.

Sementara itu, Nana mengaku sudah sering menitipkan dana melalui Lazismu, hal itu dilakukannya karena dana yang dia titipkan dapat tersalurkan tepat sasaran.

“Bagi saya kehadiran Lazismu di Ciamis memberi dampak positif bagi masyarakat, uang yang saya titipkan tadi semoga bisa bermanfaat bagi orang lain yang membutuhkannya,” pungkasnya.

(Nank)

Admin BIN