oleh

Lomba Pembuatan Klesan Belinyu Fair Festival HUT RI Ke 77 Dihadiri Bupati Bangka.

Buletin Indonesia News.com

BELINYU, Bangka — Kecamatan Belinyu adakan lomba pembuatan klesan (empe-empe), yang dibuka langsung oleh Bupati Bangka Mulkan.SH. MH. Diikuti 80 peserta yang dilaksanakan dihalaman rumah dinas Camat Belinyu, Jum’at (26/8/2022).

Dihadiri Asisten, Para OPD Pemkab Bangka, Direktur RSUD Depati Barin Dr.Yogi Yamani, Sekretaris DPRD kabupaten Bangka Erry Gusnawan SE, Para Camat lingkup Kabupaten Bangka, Sekretaris, Ketua Tim Penggerak PKK Yusmiati beserta jajaran Tim PKK Kabupaten Bangka, Lurah, Kepala Desa dan undangan lainnya.

Kecamatan Belinyu yang dikenal dengan hasil olahan dari hasil laut, seperti kerupuk, getas, siput gogong dan empe-empe, serta otak-otak, tidak asing lagi bagi kita masyarakat Kabupaten Bangka khususnya masyarakat Belinyu, dalam pelaksanaan Belinyu fair Festival ini digelar bazar UMKM khusus olahan hasil laut.

Sebanyak 80 peserta lomba pembuatan kelesan yang sempat diguyur hujan tetap berlangsung, dan semangat yang diikuti dari masyarakat khususnya ibu-ibu dari kecamatan Belinyu.

Bupati Bangka Mulkan SH.MH. Dalam sambutan pembukaan mengatakan, “terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mensupport kegiatan festival lomba kelesan, dalam rangka Belinyu Fair Festival 2022, memeriahkan HUT kemerdekaan RI yang ke-77,” terangnya.

Mulkan, mengungkapkan “lomba kelesan memang sangat asing dan baru pertama kali diselenggarakan di Kecamatan Belinyu, namun bagaimana caranya mengajak masyarakat untuk berkreativitas dan berinovasi serta menjaga kekompakan dan kebersamaan. Kita baru saja melaksanakan Bangka Expo dimana animo masyarakat sangat luar biasa, sehingga berdampak pada daya beli masyarakat mengalami peningkatan yang signifikan dimana saat itu tranksaksi jual beli masyarakat mencapai angka 2,2 milyar,” ujarnya.

“Kami juga berharap sama dengan di Kecamatan Belinyu agar semua kegiatan yang dilakukan dapat memberikan timbal balik atau berkontribusi kepada masyarakat, ini tes atau uji coba sekaligus tantangan bagi camat Belinyu mampukah menyatu dengan masyarakat.,” jelasnya

Mulkan Selaku Bupati Bangka, Mengatakan “Ini sudah dibuktikannya kalau tidak mampu akan saya tarik kembali ke Kabupaten Bangka, yang paling penting bagaimana kita meningkat dan mempercepat perolehan perekonomian masyarakat Kecamatan Belinyu setelah covid 19 melandai khususnya dan Kabupaten Bangka umumnya,” terangya.

Mulkan menambahkan “Saya mengajak dan menghimbau kepada semua masyarakat Belinyu untuk menyisihkan pendapatannya dari kuliner yang ada di Kecamatan Belinyu yang akan membantu meningkatkan pendapatan masyarakat, ketika pengunjung dari luar Bangka ataupun masyarakata diluar Kecamatan Belinyu membeli oleh-oleh khas Bilinyu ini ,” ujarnya. (WAWAN)