oleh

M. Sopian, Kalau Bukan Pemimpin Yang Amburadul Pasti Ikuti Aturan

Buletinindonesianews.com

Pangkalpinang, Babel — Tampil live di FB bersama salah satu media online, M. Sopian beberkan apa saja yang membuat ia berani mengungkapkan isi hatinya terkait selama 3 tahun memimpin bersama Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil. Jumat, (05/11/2021)

Menanggapi terkait salah satu Ketua Fraksi yang mengatakan bahwa kepemimpinan Walikota amburadul, ia mengatakan benar.

“Itu benar, itu juga alasan kenapa saya berani membuat status dan melakukan konferensi pers,” ungkap Sopian

“Dari lahir hingga sekarang saya besar di Pangkalpinang, bahkan jika sudah dipanggil saya ingin matipun di Pangkalpinang. Jadi saya tidak terima jika Pangkalpinang di obrak-abrik,” tegasnya.

Kekuasaan di Indonesia ini, dijelaskan Sopian merupakan kekuasaan terbatas, dimana dibatasi aturan.

“Jika memang tidak amburadul, pasti ikuti aturan. Tapi ini tidak, terkesan seperti ini saya yang menjadi pemimpin, saya yang punya kuasa jadi terserah saya. Kurang lebih seperti itu, dan ini tidak akan saya biarkan,” katanya

Baginya, seorang Wali Kota Pangkalpinang hingga saat ini orang yang tidak punya niat baik dan tidak beretika.

“Hingga hari ini tidak ada sedikit pun wa atau menelpon. Terlepas dari saya tua atau tidak, tapi saya masih Wakil Wali Kota Pangkalpinang aktif,” sebutnya.

Lanjutnya, disinggung terkait pertanyaan ada manuver untuk ikut pilwako, M. Sopian menegaskan ini murni dari hati bukan karena untuk ikut kontestasi pemilihan kepala daerah.

“Pilkada masih lama, jadi kalau saya membuat panggung sekarang yang ada akan menjadi bumerang bagi saya. Jadi ini memang murni dari hati karena saya juga punya Masyarakat Pangkalpinang yang sudah memilih saya agar aspirasi nya tersampaikan,” terangnya.

Lebih lanjut, dengan adanya pemberitaan dan video live ini Sopian berharap para legislatif memanggil terkait permasalahan yang saat ini antara Ia dan Wali Kota Pangkalpinang.

“Saya mau ketemu dengan Wali Kota Pangkalpinang jika dipanggil oleh legislatif, dimana nanti pertemuan dilakukan secara terbuka dengan hadirnya tokoh pemuda, agama dan insan pers seluruh Pangkalpinang,” ucapnya.

“Karena biar semua tahu, jika saya salah saya siap diberhentikan atau mengundurkan diri. Tapi jika saya benar silahkan legislatif mengambil sikap. Dan ini akan disampaikan ke masyarakat Pangkalpinang secara langsung oleh rekan – rekan media,” pungkasnya.

(Edoy)

News Feed