Mengenal Rossy, PAW Anggota DPRD Dari Gerindra Yang Siap Menyuarakan Aspirasi Gender

Mengenal Rossy, PAW Anggota DPRD Dari Gerindra Yang Siap Menyuarakan Aspirasi Gender

Mengenal Rossy, PAW Anggota DPRD Dari Gerindra Yang Siap Menyuarakan Aspirasi Gender

Banjar, buletinindonesianews.com – Hari ini sekretariat DPRD kota Banjar akan melaksanakan rapat paripurna pelantikan Rossi Hernawati sebagai anggota DPRD kota Banjar pengganti antar waktu (PAW) masa jabatan 2019-2024 menggantikan sang ketua partai yang telah meningga dunia, almarhum Herdiana Pamungkas di ruang rapat paripurna DPRD Kota Banjar.

Pengucapan sumpah/janji sebagai anggota DPRD yang berlangsung dalam rapat paripurna tersebut akhirnya mengantarkan Rossi, perempuan cantik kelahiran Ciamis, 6 Juni 1982 ini untuk meningkatkan partisipasi perempuan di kursi legislatif sekaligus sebagai keterwakilan gender dari Dapil 1 Banjar-Purwaharja.2

pelantikan Rossi Hernawati sebagai anggota DPRD kota Banjar pengganti antar waktu (PAW) masa jabatan 2019-2024

Rossi adalah anak ketiga dari empat bersoudara pasangan DR. Hj. Elly Reslly, S.Pd. MM, dan Almarhum H. Maman satrex yang berdomisili di lingkungan Purwaharja Kelurahan Purwaharja Kecamatan Purwaharja Kota Banjar.Suaminya, Dadang Rachmat Alfaruq S.Pd.I.,MH juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Partai Gerindra.

Perempuan yang bersuamikan anggota DPRD kabupaten Tasik dari partai Gerindra, Dadang Rachmat Alfaruq S.Pd.I.,MH ini selalu terlihat nyentrik dan berkepribadian tegas serta terbuka.dengan duduknya Rossi di kursi legislatif, maka dapat dipastikan selama empat tahun ke depan sosoknya akan menjadi jembatan aspirasi dan kepentingan masyarakat kota Banjar.

Dilantiknya Rossi merupakan representasi perempuan di Legislatif yang akan memberikan keseimbangan dalam mewarnai perumusan kebijakan dan peraturan perundang-undangan, penganggaran serta pengawasan yang akan lebih berpihak pada kepentingan kesejahteraan perempuan dan anak.

Dikatakan Rossi bahwa meningkatnya keterwakilan gender sama artinya dengan meningkatkan keefektifan mereka dalam mempengaruhi keputusan politik guna menjamin hak-hak perempuan dan masyarakat luas.

“Selama ini perempuan selalu diremehkan oleh sistem politik yang kurang peka terhadap gender,” urainya. Untuk itu, lanjut Rossi, dirinya siap untuk mensukseskan pengarusutamaan gender sehingga kesenjangan gender dan akses serta partisipasi antara laki-laki dan perempuan dalam proses pembangunan daerah yang diwakilinya dapat diminimalisir.

(Bayu)

Admin BIN