Menuntut Keadilan, Joko Minta Istri dan ASN Selingkuhannya Dipecat

Menuntut Keadilan, Joko Minta Istri dan ASN Selingkuhannya Dipecat

Menuntut keadilan, Joko minta istri dan ASN selingkuhannya dipecat

BANJAR, buletinindonesianews.com – Kasus dugaan perselingkuhan dan pesta miras yang disangkakan Joko Adi Pribadi kepada S, istrinya yang merupakan tenaga honorer setda kota Banjar terus bergulir. S dituduh berselingkuh dengan Y, seorang ASN setda setahun belakangan ini ketika S ditinggal melaut oleh Joko.

Belum reda dengan kasus perselingkuhan, Joko juga menuding istrinya terlibat pesta miras usai menghadiri kegiatan Gathering di sebuah Hotel di kabupaten Kuningan beberapa waktu lalu dan menyesalkan pihak Setda yang abai dalam mengontrol anak buahnya.

Atas permasalahan tersebut, Joko mendatangi Inspektorat daerah kota Banjar pada Selasa pagi (1/12) untuk menuntut keadilan dan meminta S dan Y dipecat dari pekerjaannya. Kedatangan Joko tersebut, usai laporannya dari pertengahan November lalu ke pihak Inspektorat daerah dianggapnya belum mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan.

“saya menuntut keadilan agar pemerintah memecat pegawai yang tak memiliki moral,” tegasnya saat ditemui didepan kantor Inspektorat.

Diterangkan Joko, Y selama ini memberikan keterangan bohong dengan tidak mengakui perbuatannya sementara bukti screenshoot percakapan Whatsapp keduanya sudah terlampir dalam pelaporannya ke Inspektorat yang menjabarkan adanya komunikasi yang vulgar diantara keduanya.

“dia pembohong besar, makanya terus terang saya mengancamnya agar dia mengaku. Kami pernah coba selesaikan dengan bermusyawarah, yang datang malah istri dan kakaknya. Istrinya sampai lemas baca histori percakapan Y dan istri saya, barulah Y datang tapi tak mengakui perbuatannya. Jadi, istrinya pingsan bukan karena Y saya lempar asbak,” terangnya.

Joko mengaku memiliki rekaman pengakuan antara Y dan S yang belum disampaikannya kepada pihak Inspektorat dan menyangkal adanya upaya pemerasan yang terjadi.

“saya tidak pernah memeras Y walaupun faktanya, mungkin selama ini uang yang saya kirim kepada istri saya habis buat laki-laki selingkuhannya. Selama saya melaut, uang 3 juta setiap bulannya saya kirim tidak jadi apa-apa, padahal saya anggarkan untuk istri dan anak saya yang masih balita, sebesar apa sih pengeluaran untuk 2 orang? Sampai saya pulang habis tak jadi bukti apapun,” imbuhnya.

Maman Suryaman, Inspektur pembantu wilayah III inspektorat kota Banjar

Maman Suryaman, Inspektur pembantu wilayah III dalam keterangan persnya usai menerima kedatangan Joko menyayangkan permasalahan pribadi tersebut yang akhirnya meluas menjadi konsumsi publik.

“padahal kami sedang memproses kasus ini dan tentunya butuh waktu agar tidak gegabah dalam menilai sebuah permasalahan. Jangan sampai kasus ini justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang mencari kesempatan dalam masalah pribadi Joko,” ungkapnya.

Maman mengatakan dalam tiga hari kedepan pihaknya akan menyelesaikan permasalahan ini sesuai prosedur kedinasan.

“kami akan koordinasikan hasilnya kepada sekda selaku pembina seluruh pegawai khususnya diruang lingkup Setda dimana ASN yang bersangkutan bekerja. Sementara terkait kasus pesta miras, kami tidak terprovokasi dengan photo-photo terlampir yang diberikan seperti photo muntah dan sebagainya karena memang tidak menguatkan sebagai bukti,” bebernya.

Yana Bachyan, tokoh masyarakat kota Banjar

Yana Bachyan, salah seorang warga yang mengetahui permasalah ini mengaku lega atas tanggapnya pemerintah dalam menangani kasus yang menimpa Joko.

“semoga permasalahannya cepat selesai dan tolonglah, itu kan masalah pribadi jangan sampai masalahnya meluas dan ditunggangi kepentingan pihak-pihak tertentu yang khawatirnya dapat mengambil keuntungan dibalik penderitaan Joko. Apalagi ada ormas yang terlibat sampai mau melakukan aksi demo, harusnya Ormas lebih selektif dalam menyaring kasus ke ranah publik, bukan mengangkat permasalahan pribadi. Kita serahkan saja prosesnya kepada pihak yang berwajib, baik itu Inspektorat dari kedinasannya maupun kepolisian,” tutupnya.

(Susi)

Admin BIN