oleh

Menurunnya Penghasilan Penambang Pasir Karena Musim Hujan

Buletin Indonesia News

Banjar ,– Sungai Cijolang, merupakan sungai yang identik dengan penambang pasir, wilayah ini berada di dua Provinsi yaitu antara Jawa Barat dengan Jawa Tengah. Sebelah timur dari sungai ini merupakan daerah Panulisan, Kecamatan  Dayeuh luhur, Kabupaten Cilacap sementara seberangnya adalah daerah Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Selasa (28/11/17).

Jika Kita mengunjungi daerah pesisiran sungai Cijolang tidak aneh bila melihat puluhan perahu sedang bersandar ditepi sungai yang sedang menurunkan atau menambang pasir. Dari sungai inilah banyak warga yang menggantungkan hidupnya untuk menambang pasir sebagai mata pencaharian.

Tapi dimusim hujan seperti sekarang banyak penambang pasir mengeluh karena hasil pasirnya tidak banyak seperti biasanya, salah satu warga yang bekerja sebagai penambang pasir yaitu Dedi (45), Ia sudah ledih dari 20 tahun bekerja sebagai penambang pasir.

Ia menjelaskan bahwa dimusim penghujan seperti sekarang pendapatan pasir berkurang karena bercampur dengan lumpur sehingga harus pandai-pandai memilih.

“Biasanya dalam sehari Saya bisa 5 perahu, tapi kalau seperti ini cuacanya ya paling 3 perahu,” ungkapnya.

Para penambang diwilayah ini biasanya menggunakan perahu yang bisa menampung pasir yang beratnya bisa mencapai 1 kubik, dan biasanya satu perahu dihargai dengan harga sekitar 45-50 ribu.

Deni bersama para pekerja lainnya biasa turun ke sungai dari jam 06:00 sampai  jam 15:00 WIB. Menurutnya kurang lebih ada 60 warga yang bekerja jadi tukang penambang pasir di daerah ini,.

“Jika arus sungai deras maka sebagian penambang ada yang beralih propesi jadi kuli ada juga yang bertani,” ungkap Deni.

Reporter : Dayu Septian

Komentar

News Feed