Menyetir sendiri, Pasien Terkonfirmasi Positif Mudik Bawa Keluarga Isolasi di RSUD Kota Banjar

Menyetir sendiri, Pasien Terkonfirmasi Positif Mudik Bawa Keluarga Isolasi di RSUD Kota Banjar

BINews

Banjar, – Merantau di kota untuk menjalankan dinas mengharuskan Kur (38) seorang ASN kemendikbud memboyong anak dan istrinya untuk tinggal di Depok. Sayangnya, akibat covid-19 yang melanda, Akhirnya Kur pun dinyatakan terkonfirmasi positif usai menjalani swab test, di lembaga pemerintah yang menaunginya tersebut.

Akhirnya Kur pun dinyatakan terkonfirmasi positif usai menjalani swab test,  di lembaga pemerintah yang menaunginya tersebut.

Sebelum tes swab, Kur sempat mengalami demam tinggi dan dirawat di rumah sakit bersama pembantunya (54). Saat itu, NK (34) sang istri yang mendampingi dan merawat keduanya selama di rumah sakit.

Setelah hasil tes swab keluar dan Kur dinyatakan positif, akhirnya mereka memutuskan untuk menjalani isolasi di RSUD kota Banjar karena kondisi NK saat ini menunjukan komorbid dengan hilang indra penciumannya.

Kur pun nekat menyetir sendiri kendaraannya dari Depok menuju kota Banjar bersama keluarga dan pembantunya dan langsung masuk RSUD kota Banjar untuk mendapatkan pemeriksaan medis sebelum menjalani swab tes kembali untuk keluarganya.

Hal tersebut dituturkan Budi Hendrawan, sekretaris dinas kesehatan kota Banjar didampingi drg Robyanto, kepala bidang pelayanan kesehatan masyarakat dan Adang dari Humas RSUD kota Banjar yang sudah siaga di depan RSUD kota Banjar bersama tim garda depan dari puskesmas Purwaharja I.

“begitu pasien tiba, kami akan evakuasi mereka untuk dilakukan pemeriksaan medis dan tes swab keluarganya. Sementara untuk pasien KUR, karena sudah tidak bergejala jadi bisa isolasi mandiri. Saat ini NK menunjukan komorbid dan ada kemungkinan kedepannya akan diisolasi di RSUD, terpisah dari keluarganya,” terangnya.

Budi mengungkapkan, kedatangan Kur bersama keluarganya ke kota Banjar setelah ditetapkan terkonfirmasi positif tak dapat ditolak karena mereka merupakan warga dengan KTP kota Banjar yang bekerja diluar kota.

“mereka tetap warga kota Banjar dan sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memberikan penanganan sebaik-baiknya,” bebernya.

Kedatangan pasien terkonfirmasi positif bersama keluarganya langsung dilakukan penyemprotan deainfektan terhadap kendaraan dan barang-barang bawaannya demi melumpuhkan virus covid-19 yang dikhawatirkan masih ada.

(Susi)

Admin BIN