Milad Ke-6 Padepokan Kelabang Liar, Ajang Silaturahmi Untuk Melestarikan Budaya Pencaksilat

Milad Ke-6 Padepokan Kelabang Liar, Ajang Silaturahmi Untuk Melestarikan Budaya Pencaksilat

Buletin Indonesia News,

Jakarta — Padepokan Kelabang Liar, memperingati hari lahirnya yang ke-6 dengan menampilkan pagelaran seni dan jurus pencaksilat yang sudah tidak asing lagi di padepokan Jatinagara Cakung, Sabtu ( 22/02/2020).

Dalam menyambut Milad ke-6 Padepokan Kelabang Liar hadir
Guru besar Padepokan Kelabang Liar Abeh Lamsani, Ketua Padepokan Keluarga Besar Cimande Kelabang Liar Kampung Pulokambing, fachrizal
Ketua LMK RW 02, Mahmud Effendi,
Mahfudz Utsman, Ketua umum YPHLI Boy Junafiah, Ketua Pencak Silat Nusantara Drs. Syahrudin Darwis
RW 02 Kelurahan Jatinegara, Kec. Cakung Marulloh dan tamu undangan.

Padepokan Kelabang Liar peringati milad ke-6 dengan mempertontonkan kebolehan jurus dan atraksi pencaksilat

Tamu yang hadir pada acara pagelaran Milad ke-6 itu disuguhi atraksi pencak silat dari para tokoh kelabang liar dengan memperlihatkan kebolehannya. Dalam acara milad ini semoga menambah spirit untuk selalu melestarikan budaya pencak silat yang sudah terus turun temurun diwariskan oleh sesepuh sebelumnya.

Sementara itu Ketum YPHLI Boy Junafiah mengatakan seni pencak silat saat ini sudah sangat langka karena kurang perhatian khususnya dari generasi muda.

“Semoga dengan acara milad ini akan berdampak positive khususnya bagi generasi muda untuk berupaya menghidupkan kembali pencak silat sebagai seni beladiri tradisional,” ucapnya.

Ditempat yang sama sambutan Abeh Lasmani guru besar kelabang liar menyampaikan bahwa yang kita kerjakan adalah semata-mata suatu untuk meraih ridho serta pahala dari Alloh SWT.

Milad kali ini, walaupun merayakannya dengan sederhana, tetapi makna seutuhnya bahwa seni beladiri khusunya pencaksilat dapat terus dilestarikan lebih baik lagi, tambah Abeh.

Sedangkan menurut Syahrudin Darwis mengatakan milad ini ajang silaturahmi dengan para sahabat-sahabat antar paguron pencasiksilat serta pelaku seni lainnya.

“Dalam pagelaran Milad ke-6 ini di Padepokan Kelabang Liar menampilkan atraksi atau seni jurus dari tiap padepokan bukan untuk menyombongkan diri atau jago jagoan, tetapi menampilkan seni yang harus kita lestarikan dan kembangkan ke depan,” tuturnya.

Syahrudin berharap ajang silaturahmi di acara ini, dapat memupuk persaudaraan antara padepokan dan paguron lebih solid, dalam persatuan.

(Tn/*)

BULETIN INDONESIA NEWS

%d blogger menyukai ini: