oleh

No_Reken : Melaksanakan Program Nasional Vaksinasi Tahap 2 Di PKM Bringkoneng

www.buletinindonesianews.com

SAMPANG, Jatim — Program Vaksinasi tahap 2 merupakan kelanjutan dari Vaksinasi 1, untuk melengkapi program nasional pemerintah sebagai langkah pemutusan rantai penularan Covid-19 disaat ini. Yang status pulau Jawa masih berada di level 3.

Salah satu satu sosok tokoh pantura Madura, asal Bringkoneng Banyuates, Sampang ini dikenal dengan loyalitasnya yang tinggi terhadap sesama dan lingkungan sekitar, serta selalu mendukung program pemerintah yang dinilainya positif dan bermanfaat bagi masyarakat, H. Ediyanto namanya.

Didampingi istri sebut saja Hj. Heni Dwi Anantawati, kembali menunjukkan sikap nasionalis dan tauladannya dengan mengajak kembali seluruh anggota keluarganya untuk melakukan Vaksinasi tahap 2 di Puskesmas Bringkoneng (24/08/2021), Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.

Apresiasi juga muncul dari beberapa Tenaga Kesehatan (Nakes) setempat beserta salah satu Satgas Covid-19, bahwa setelah kehadiran rombongan keluarga No_Reken sewaktu melaksanakan Vaksinasi tahap 1 sebelumnya, dianggap suatu motivasi bagi masyarakat. Karena telah menggugah kesadaran sebagian masyarakat, betapa penting dan mahalnya makna dari kesehatan. Kini masyarakat pun mulai bergantian datang ke Puskesmas Bringkoneng untuk melakukan vaksinasi.

H. Ediyanto sosok familiar yang dikenal sebagai pemilik label NO_REKEN Foundation itu juga menghimbau untuk selalu berdo’a dan ikhtiar.

“Bahwa selain kita berdo’a sebaiknya kita juga ikhtiar. Semua itu demi keluarga kita, kerabat, dan seluruh masyarakat disekitar. Karena melaksanakan hal positif InsyaAllah hasilnya juga akan positif,” ujarnya.

Lanjut H. Edi sapaan akrabnya menuturkan bahwa hanya dengan terpeliharanya sinergi masyarakat dan pemerintah diyakini akan bisa dengan cepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Mengingat secara konstitusional, hak atas kesehatan merupakan hak asasi manusia yang menjadi kewajiban pemerintah untuk memenuhinya. Apalagi masalah ini bukan hanya terjadi di Indonesia saja, melainkan terjadi pada seluruh negara di dunia,” pungkas Yulia yang juga rombongannya.

Editor : Neneng Tsamrotussa’adah

News Feed