oleh

Nunung Penderita Hidrosefalus di Ciamis Butuh Bantuan Para Dermawan

Buletin Indonesia News.com

CIAMIS, Jabar — Sangat malang nasib Nunung Nurmalasari (11) seorang anak penderita penyakit Hidrosefalus. Anak pasangan Ade Aep Saefudin (35) yang bekerja serabutan dan Rika Rahmayanti/Ika (29) seorang ibu rumah tangga, warga Dusun Cikatomas RT. 011 RW. 005 Desa Handapherang Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis, menderita penyakit pembesaran kepala (Hidrosefalus) selama 11 tahun.

Saat dikunjungi ke rumahnya, Kamis (02/12/2021) Nunung terlihat hanya bisa berbaring tanpa bisa bermain seperti layaknya anak-anak seusianya tetapi dia tetap ceria, Nunung merupakan anak yang ceria tidak rewel.

Dikatakan Ika, awalnya diusia 4 bulan anaknya menderita sakit panas, setelah dibawa berobat ke puskesmas panasnya berangsur turun dan sehat kembali. Namun seiring berjalanya waktu terlihat ada perubahan di kepala anaknya.

“Kepala anak saya terlihat berubah membesar, dan pertumbuhannya juga cepat, menurut dokter di rumah sakit, anak saya menderita Hidrosefalus,” katanya.

Menurut Ika, penumpukan cairan di rongga otak yang dialami anaknya itu sudah terlihat sejak berusia 4,5 bulan, sehingga penumpukan cairan tersebut mengakibatkan tekanan pada otak yang membuat ukuran kepala Nunung tambah membesar.

‚ÄúDulu sejak menderita penyakit ini, Nunung sering dibawa berobat ke puskesmas dan ke rumah sakit. Untuk mengobati kepala anak saya yang terus membesar dokter menyarankan untuk menjalani operasi,” jelasnya.

Diungkapkan Ika, dirinya tidak sanggup untuk membiayainya operasi anaknya, dirinya hanya bisa pasrah dan berserah diri kepada Allah agar memberikan jalan terbaik bagi anaknya dan berharap ada dermawan yang mau membantu pengobatan anaknya.

“Jangankan untuk biaya operasi anak saya, buat mencukupi kehidupan sehari2 saja susah, makanya saya, suami dan keluarga hanya bisa pasrah,” ungkapnya sambil berurai air mata.

Diceritakan Ika, suaminya Ade Aep, kesehariannya adalah bekerja sebagai buruh serabutan, kadang bekerja sebagai buruh bangunan, penghasilannya pun tak sebanding dengan beban yang harus Ia tanggung.

“Alhamdulillah semua keluarga sangat menyayangi Nunung, saya berharap ada dermawan yang bisa membantu untuk mengobati anak saya,” harapnya.

Sementara itu ditemui di ruang kerjanya, Kepala Desa Hadapherang, Abdul Rahman membenarkan bahwa Nunung yang menderita Hidrosefalus tersebut merupakan salah satu warganya. Sebagai kepala Desa Ia pun merasa prihatin melihat kondisi yang dialami Nunung.

“Saya merasa prihatin dengan kondisi yang dialami Nunung saat ini,” ucapnya.

Menurut Abdul, pihaknya juga sering membantu Nunung, bantuan yang Ia berikan haya sebatas pembagian sembako, pembagian susu dan lainnya.

“Kami tidak bisa membantu untuk biaya operasi Nunung, karena anggaran di desa tidak ada,” pungkasnya. (Nank Irawan)

News Feed