Operasi Yustisi, Polsek Banjar Amankan Remaja Yang Tengah Pesta Miras

Operasi Yustisi, Polsek Banjar Amankan Remaja Yang Tengah Pesta Miras

BINews

Banjar, – Masa depan generasi bangsa saat ini tengah dipertaruhkan. Pasalnya, tidak sedikit remaja yang mestinya menghabiskan waktunya untuk menggali ilmu malah asik nongkrong dan terlibat pergaulan bebas, obat terlarang dan minuman keras.

Seperti halnya sekelompok anak muda yang berhasil diamankan kepolisian dari Polsek Banjar di kawasan taman Lansia jalan KH Mustofa Kelurahan Banjar. 6 remaja laki-laki ini kepergok petugas tengah minum minuman beralkohol.

Jajaran Polrd Banjar berhasil mengamankan miras dari toko

“sebelumnya kami melewati kawasan tersebut dalam rangka operasi Yustisi, tapi kami temukan disana ada 6 remaja tidak mengenakan masker sehingga kami hampiri dan ternyata dari mulut mereka tercium bau alkohol,” terang kapolsek Banjar, AKP Rusdiyanto, SH kepada Buletin Indonesia News.

Dari hasil pemeriksaan ke 6 remaja tersebut diketahui masih berstatus pelajar dan terdiri dari warga kelurahan Mekar sari, lingkungan Parunglesang kelurahan Banjar dan kelurahan Hegarsari kecamatan Pataruman. Semuanya langsung diamankan ke markas polsek Banjar untuk ditindak lanjuti.

Berdasarkan keterangan yang di berikan, polisi memperoleh informasi bahwa mereka membeli miras jenis anggur dan arak putih dari kios jamu di shelter pasar Banjar dan di kios jamu kawasan dobo kecamatan Pataruman seharga Rp 75.000 per botol.

Berdasar keterangan tsb di peroleh kesesuaian keterangan dengan beberapa kali penemuan remaja yg mabuk sebelumnya baik di tamkot, waterpark dan taman lansia yang bersumber dari 2 lokasi tersebut.

Berangkat dari keterangan yang terkumpul, akhirnya Kapolsek Banjar bersama Petugas Patroli menuju lokasi penjualan miras yang ditunjuk pembeli dan melakukan penyitaan 2 dus miras berbagai merk di kios jamu dobo dan 3 dus miras di kios jamu shelter pasar Banjar. Semuanya dibawa ke Polsek Banjar untuk dijadikan barang bukti perkara pidana penjualan miras kepada anak.

“kami prihatin dengan adanya peredaran miras ditengah anak-anak remaja. Beberapa kali kami mengamankan para remaja yang mabuk beberapa sarana publik dan bermuaranya kedua penjual tersebut sehingga akhirnya kami lakukan penyitaan miras tersebut agar anak-anak muda bisa terhindar dari peredaran miras yang dapat merusak generasi bangsa kita,” imbuh kapolsek.

Atas kejadian tersebut, menurut Kapolsek, pihak orang tua keenam remaja telah dipanggil dan justru berterimakasih kepada pihak kepolisian karena sudah menyita langsung miras dari penjualnya.

(Susi)

Admin BIN