OTT Edhy Prabowo Berdampak pada Pilkada Depok

OTT Edhy Prabowo Berdampak pada Pilkada Depok

DEPOK, buletinindonesianews.com – Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo dikatakan akan berdampak kepada psikologi pemilih di perhelatan pilkada.

Direktur Eksekutif Kantor Hukum dan Advokasi Kebijakan Publik Depok Bernhard mengatakan, Edhy merupakan salah satu kader bahkan pernah menjadi pengurus di Partai Gerindra.

“Operasi tangkap tangan oleh KPK terhadap Pak Edhy selaku Menteri KKP dan sekaligus kader Partai Gerindra, setidaknya sangat mempengaruhi efek psikologis para calon pemilih dan masyarakat di Pilkada Depok,” ujar Bernhard dikutip dari jurnaldepok.id, Rabu (25/11).

Apalagi, kata Edhy, DPP Partai Gerindra telah mengusung kadernya di Pilkada Depok yakni Pradi Supriatna sebagai Calon Wali Kota Depok.

“Jika nanti terbukti ada dugaan tindak pidana terhadap Pak Edhy yang dinyatakan KPK, tentu ini sangat menpengaruhi persepsi publik menjelang Pilkada Depok Tahun 2020 untuk menentukan pilihan politiknya,” paparnya.

Disebutkannya, masyarakat pemilih Kota Depok yang tadinya sudah menjatuhkan pilihannya kepada paslon nomor urut 1, akan mengubah pilihannya atau setidaknya akan memilih golput.

“Tentu, peristiwa ini dampaknya cukup besar dan mempengaruhi persepsi publik, khususnya para pemilih dan masyarakat Kota Depok. Mereka bisa tidak akan menjatuhkan pilihannya. Terutama pemilih rasional,” terangnya.

Selain Kota Depok, Bernhard juga mengungkapkan kasus OTT tersebut akan berdampak di daerah yang akan menggelar pilkada, 9 Desember mendatang.

“Sudah pasti pengaruhnya bagi pilkada di seluruh Indonesia, terutama yang mengusung kader Partai Gerindra menjadi calon kepala daerah,” pungkasnya.

(Lando)

Admin BIN