oleh

PABPDSI Kecamatan Sumberjaya Pelopor Perdana Adakan Family Gathering

Buletin Indonesia News.com

Majalengka, — Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (PABPDSI) Kecamatan Sumberjaya, adakan Family Gathering yang dihadiri oleh 13 desa se-Kecamatan Sumberjaya, yang diselenggarakan oleh penyelenggara PABPDSI Kecamatan, di Buper Bumi Pancasila Cirebon, Sabtu 03/09/2022.

Acara dihadiri oleh seluruh anggota BPD 13 desa yang ada di Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka.

Dewan Pakar Pabpdsi Kab Majalengka DRS.H.AbdulGani, sekretaris PABPDSI Kab Majalengka Deden, Camat Kecamatan Sumberjaya Dede Sunarya,S.S.Tp,.M.Si dan juga pendamping Desa Kecamatan Sumberjaya Uju Juhara,S.Pd.

Darto JE, selaku ketua PABPDSI Kecamatan Sumberjaya, sekaligus penyelenggara kegiatan, melaporkan bahwa “pelaksanaan Family Gathering ini rangkaian dari kegiatan Bimtek BPD terkait peningkatan kapasitas BPD yang sudah dilaksanakan di masin-masing desa, dan untuk mengakhiri kegiatan peningkatan kapasitas BPD, kami mengadakan Family Gathering untuk mempererat talisilaturahmi dan mengenali satu sama lainnya, dalam satu wadah BPD bersatu, berjuang, dan bermartabat,” jelas Darto.

Selanjutnya Camat Sumberjaya Dede sunarya, S.S.tp, M.Si membuka acara Family Gathering, menyampaikan sambutannya terkait arti pentingnya peran sinergitas anggota BPD dengan Perangkat Desa untuk bersama sama membangun desanya masing-masing.

Dede Sunarya juga mengungkap “Semua peran serta dan tanggung jawab yang harus diselesaikan bersama baik perangkat desa maupun lembaga desa, selalu duduk bersama mencari solusi untuk mensejahterakan seluruh warga desa,” tegas camat Sumberjaya.

Camat Sumberjaya juga membuka season tanya jawab untuk sharing, menggali solusi bagaimana membangun dan mensejahterakan warga dan desanya,tutur Dede.

Dalam acara yang sama Dewan Pakar PABPDSI DRS.Abdul Gani memaparkan “Tupoksi BPD dan menguatkan seluruh anggota BPD bahwa BPD adalah mitra desa, bukan menjadi lembaga yang ditakuti oleh pemerintahan desa, jalin keselarasan dan keharmonisan antara BPD dengan pemerintahan desa,” tegas dewan pakar.

Mengakhiri acara, Uju Juhara,S.Pd selaku pendamping desa sekecamatan Sumberjaya juga sebagai moderator menyimpulkan bahwa BPD harus bisa
Mewujudkan pelayanan yang baik sebagai penyalur aspirasi masyarakat dan sebagai mitra kerja Pemerintah Desa dalam merancang, mengawasi pelaksanaan peraturan desa dan peraturan kepala desa menuju pemerintah yang transparan, mandiri, adil, makmur dan sejahtera tanpa diskriminasi gender.

“Berdasarkan Undang-Undang No.6 Tahun 2014 tentang Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), adalah lembaga yang melaksanakan fungsi pemerintahan yang anggotanya merupakan wakil dari penduduk desa berdasarkan keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara demokratis, demikian yang disebut dalam Pasal 1 angka 4 UU Desa,” pungkas Uju Juhara.
(Emma)