oleh

Panwaslu Bekali Mahasiswa Unigal Ciamis Awasi Pemilukada 2018

Buletin Indonesia News

CIAMIS, — Sebanyak 90 Mahasiswa Universitas Galuh Ciamis akan dilibatkan dalam Pengawasan Partisipatif pada Pemilihan Gubernur/Pemilihan Bupati tahun 2018 serta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal ini terbukti dengan diadakannya Rapat Koordinasi di Aula Hotel Tyara Plaza, Senin (27/11/17).

Keterlibatan mahasiswa ini merupakan point terpenting dalam tahapan regulasi kepengawasan Pemilu dengan harapan di tahun 2018 nanti para Mahasiswa ini menjadi bagian dari Ruh Panwaslu Kabupaten Ciamis dalam konteks pengawasan.

“Sebab Kita tidak ingin satu suarapun bergeser pada yang bukan kepemilikannya. Selanjutnya dalam kontek-kontek pelanggaran nanti, mahasiswa yang akan Kita bimbing ini mampu menjadi pionir untuk memberikan input kepada Kita apabila ada pelanggaran-pelanggaran dalam proses Pemilu,” ungkap Ketua Panwaslu Kabupaten Ciamis, Uce Kurniawan.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Galuh Ciamis Aan Anwar Sihabudin, S.H., S.I.P., M.Si. mengatakan bahwa Mahasiswanya yang dilibatkan dalam proses pengawasan tersebut akan di dampingi oleh para Dosen yang memberikan pemahaman-pemahaman terkait pengawasan partisipatif yang di jadwalkan, terjadwalkan satu minggu sekali, baik melalui pertemuan atau diskusi khusus.

“Seluruh mahasiswa yang berjumlah 90 orang itu akan di sebar di setiap Kecamtan sesuai dengan Domisili mereka masing-masing. Hal itu dilakukan agar mereka mengetahui bagaiman para Calon mengarahkan masyarakat dalam proses Pilkada dan Pilgub”, jelas Aan.

Ia menambahkan, tugas dan kewajiban mahasiswa tersebut untuk mencatat segala bentuk pelanggaran-pelanggaran yang berkaitan dengan proses Pilkada/Pilgub yang nanti akan langsung di laporkan kepada Panwaslu.

“Kehadiran mahasiswa di setiap kecamatan pun tidak akan tumpang tindih dengan tugas Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), hal ini karena keberadaan mereka sudah terorganisir. Kualitas mereka tentunya sudah mumpuni, lantaran mahasiswa yang Kita pilih ini adalah mahasiswa yang sudah mengampu sistem mata kuliah Kepartaian Pemilu Indonesia,” pungkasnya.

Reporter : Lilis Susilawati

Komentar

News Feed