DPC Partai Demokrat Ciamis Tetap Konsisten Dibawah Kepemimpinan Ketum AHY

DPC Partai Demokrat Ciamis Tetap Konsisten Dibawah Kepemimpinan Ketum AHY

Foto : Sopwan Ismail (Ketua Partai Demokrat DPC Ciamis)

Buletinindonesianews.com
Ciamis,JABAR –
Menyikapi Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di The Hill, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat, (05/03/21), ketua DPC Ciamis Partai Demokrat, Sopwan Ismail menegaskan dirinya bersama seluruh Kader akan tetap konsisten dibawah kepemimpinan Agus Harimurti Yuhoyono (AHY) yang sah terpilih sebagai Ketua Umum pada Kongres V Partai Demokrat, Minggu (15/03/20) lalu.

Sopwan menambahkan, tidak ada KLB Partai Demokrat sesuai dengan AD ART, karena secara resmi yang disahkan Kemenkumham adalah hasil Kongres V 2020. “Tidak ada dualisme kepengurusan Partai Demokrat, Hanya DPP Partai Demokrat hasil Kongres V 2020 dengan Ketum Mas AHY. Jika ada yang mengklaim sebagai Pengurus DPC PD Kab. Ciamis diluar kami, itu palsu dan kami anggap melawan hukum dan sangat dimungkinkan akan kami laporkan ke APH. DPC PD Ciamis solid mendukung kepemimpinan AHY dan ini adalah peryataan sikap kami menyikapi KLB itu” papar Sopwan kepada Wartawan.

Berdasarkan Pernyataan Pers AHY selaku ketua umum partai Demokrat yang sah, Sopwan menjelaskan bahwa KLB ini jelas tidak sah, bodong, abal-abal, ilegal dan inkonstitusional. “KLB ilegal tidak sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat yang mensyaratkan bahwa dalam penyelenggaraan Kongres Luar Biasa dibutuhkan setidaknya Dua per tiga dari jumlah DPD, Setengah dari jumlah DPC, dan Adanya persetujuan dari Ketua Majelis Tinggi Partai. Sedangkan, yang hadir di Deli Serdang saat ini, bukanlah pemilik suara yang sah. Mereka adalah para mantan kader yang sudah dipecat, sudah lama tidak aktif dan sekarang bersekongkol dengan KSP Moeldoko. Hingga hari ini, saya sudah memegang Surat Pernyataan Kesetiaan dan Penolakan KLB dari 93 persen Ketua DPD dan Ketua DPC Partai Demokrat di seluruh Indonesia. Sejak kemarin hingga pagi tadi, apel siaga yang dilakukan secara serentak oleh 34 Ketua DPD Provinsi, membuktikan bahwa 93 persen pemilik suara sah berada di tempatnya masing-masing” ungkap Sopwan menirukan surat keterangan Pers Ketua Umum Partai Demokrat hasil kongres V 2020.

Lanjutnya “Fakta di lapangan, hanya ada 7 persen pemilik suara yang hadir pada KLB ilegal tersebut, dan itupun mereka sudah kami PLT-kan sebelum KLB ilegal ini dimulai. Mereka telah dibayar, diiming-imingi uang, posisi dan mimpi menggenggam kekuasaan dengan cara-cara yang tidak terpuji.

“Singkatnya seperti itu, yang jelas kami tegas mengakui AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dan kami tidak akan terpengaruh oleh hasil KLB” papar Sopwan yang juga wakil ketua DPRD kabupaten Ciamis. *(Agus Firman)

BULETIN INDONESIA NEWS