oleh

Pasca-Gempa Bumi, UMKM Cianjur Alami Peningkatan

Buletin Indonesia News.com

CIANJUR, Jabar— Pasca-gempa bumi yang terjadi di Cianjur beberapa waktu lalu, jumlah pegiat UMKM disana terus bertambah. Bahkan beberapa pelaku UMKM sudah kembali berproduksi.

Tohari Sastra, Kepala Diskoperindag Cianjur menyebutkan, selang satu bulan setelah gempa, pihaknya mendapatkan permintaan yang cukup banyak tentang pelatihan dan pendampingan dari pelaku UMKM di sejumlah desa yang terdampak.

“Banyak warga yang mencari informasi ke dinas pendamping di masing-masing desa terdampak tentang tata cara menjadi pelaku usaha, sehingga pekan ini kami sudah memberikan pelatihan untuk warga dalam mengolah berbagai makanan berbahan baku pisang,” ujarnya, dilansir dari Antara, Kamis (19/1/2023).

Tohari mengatakan jika pihaknya belum bisa menyebutkan jumlah pegiat UMKM baru yang bermunculan setelah gempa. Walaupun begitu, yang mengusulkan pelatihan dan pembinaan sudah lebih dari 15 kelompok yang terdiri dari 5 sampai 10 orang di tiga kecamatan seperti Pacet, Cugenang dan Cilaku.

“Kami sudah siapkan tim untuk pelatihan dan pembinaan bagi warga terdampak agar menjadi pelaku usaha baru, selama serius dalam menjalani pelatihan yang diberikan secara bertahap mulai dari pengolahan sampai dengan pengemasan akan menghasilkan produk unggulan,” ucapnya.

“Pemerintah daerah menargetkan 50.000 pelaku UMKM yang dapat terwujud di tahun 2023 dengan berbagai produk unggulan yang memiliki daya saing sampai keluar negeri seperti produk radio antik dan sambal honje yang sudah merambah pasar Eropa dan timur tengah,” lanjutnya.

Terakhir, Tohari menambahkan, dalam satu bulan setelah gempa banyak pelaku UMKM di daerah terdampak kembali berproduksi. Sehingga pihaknya akan melakukan pendaataan supaya mereka mendapatkan bantuan dari pemerintah sebagai salah satu cara pemulihan. Karena sudah dapat dipastikan mereka akan banyak terkena kendala.