Pedagang Beras di Banjar Kesulitan Mencari Pemasok Padi

Buletin Indonesia News

BANJAR,–Efek panen padi yang belum merata dan langkanya padi diwilayah Kota Banjar membuat harga beras dipasar Banjar mencapai 13.000 /kilo, Rabu (18/01/18).

Salah satu pedagang beras dipasar Banjar Lela (25) mengatakan bahwa sekarang sulit mencari padi jika adapun harganya mahal bahkan sekarang untuk membeli stok padi saja harus mencari diluar Kota Banjar.

“Saya mencari beras sampai ke tempat penggilingan padi yang ada di luar Kota Banjar,” ucapnya.

Dirinya terpaksa menaikan harga beres karena semua pedagang disini kesulitan mencari padi dari petani. Biasanya harga beras medium dan premium dipasar Banjar berkisaran Rp 8500-9500 namun sekarang mencapai Rp 11.000-13.000 tergantung jenis berasnya.

“Dulu harga naik tapi tidak terlalu tinggi tapi sekarang sangat signifikn” ujar Lela.

Beruntung dampak kenaikan beras tersebut tidak berefek buruk kepada pelangganan dikiosnya malah dalam sehari kios beras milih Lela tersebut bisa menjual 1 ton dari biasanya kurang dari 1 ton.

“Alhamdulillah kenaikan beras tidak berdampak buruk bagi pelangganan Saya, namun dirinya berharap masalah kelangkaan kebutuhan pokok ini cepat teratasi, kasihan masyarakat kecil,”¬† ucap Lela.

Salah satu pembeli beras Wawan mengaku jika dirinya memang sedikit kecewa dengan naiknya harga beras karena seharusnya kebutuhan pokok masyarakat harus stabil.

“Saya rasa pemerintah harus membuat strategi agar harga beras kembali normal,” jelasnya.

Reporter : Dayu Septian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *