Pegawai Stasiun Terkonfirmasi Positif, 48 Petugas Medis PMC dan Stasiun Terkena Tracking

Pegawai Stasiun Terkonfirmasi Positif, 48 Petugas Medis PMC dan Stasiun Terkena Tracking

Pegawai Stasiun terkonfirmasi positif, 48 petugas medis PMC dan Stasiun terkena tracking

BANJAR, BINews.com – Kasus penyebaran virus covid-19 terus meluas dikota Banjar. Setiap hari, angka penambahan kasus semakin bertambah dan tentunya perluasan tracking termasuk swab kontak erat mengalami peningkatan.

Sabtu ini (14/11/30), dinkes kota Banjar melalui PKM Pataruman 1 melakukan tracking sekaligus pengambilan swab kontak erat pasien terkonfirmasi positif yang bekerja sebagai pegawai stasiun KA kota Banjar, R (30) asal Kabupaten Ciamis.

Kepala Stasiun KA Banjar bersama kapus PKM Pataruman I, dr Ika Rika Ruhantika

Sebelumnya, R sempat menjalani perawatan di RS PMC selama 3 hari sebagai pasien suspek. Alhasil, 24 petugas medis yang sempat melakukan perawatan terhadap R terkena tracking kontak erat dan menjalani swab.

Hal tersebut diutarakan dr Agus Budiana, kabid pencegahan dan pengendalian penyakit Dinas kesehatan kota Banjar.

“kalau kontak erat dari keluarga kami sudah koordinasikan ke Dinkes kabupaten Ciamis untuk dilakukan tracking dan swab disana,” ungkapnya.

Sementara kontak erat di stasiun KAI kota Banjar, sabtu (14/11) Dinkes juga melakukan swab terhadap 24 pegawai PT KAI di ruang tunggu VIP Stasiun Banjar.

Kepala stasiun Banjar, Sudaryoto, dalam keterangan persnya mengatakan bahwa pihaknya selama ini sudah sangat ketat menerapkan protokol kesehatan dilingkungan stasiun maupun gerbong KA.

“ada dugaan R Terpapar diluar lingkungan stasiun. Atas kejadian tersebut, kami semua menjalani swab tes yang dilakukan Dinkes dan petugas PKM Pataruman I,” imbuhnya.

Sudaryoto menyebutkan bahwa saat ini seluruh pegawai yang menjalani swab diwajibkan untuk menjaga imunitas dan penerapan 3M sebagai protokol kesehatan dalam beraktivitas secara disiplin.

“stasiun tetap buka meski banyak pegawai yang sudah menjalani swab. Dari edukasi yang diberikan dr Agus dikatakan hasilnya keluar sekitar 4 hari,” pungkasnya.

(Susi)

Admin BIN