Pemenang Hadiah Peringatan Hari Anti Korupsi Diburu Deb Collector

Pemenang Hadiah Peringatan Hari Anti Korupsi Diburu Deb Collector

Buletinindonesianews.com
Banjar, Jabar —
Terus didatangi Deb Collector, Didi (58) warga Desa Balokang, pemenang hadiah undian motor pada acara jalan santai pada peringatan Hut Anti Korupsi,  melaporkan Panitia ke Polresta Banjar, Rabu 09 Juni 2021.
Panitia peringatan Hut Anti Korupsi ini digagas oleh Forum Reformasi Dinasti Kota Banjar (FRDB), Desember tahun 2019 lalu.

Didi mengaku, dirinya sebagai salah satu peserta Jalan Santai waktu itu, memenangkan undian kupon berhadiah berupa 1 (satu) unit motor. Tapi, sayang akhir-akhir ini malah menjadi buruan Deb Colector salah satu Leasing, karena motor tersebut diduga menunggak cicilan 10 bulan yang seharusnya sudah lunas tahun 2017 lalu.

“Waktu itu, Saya dapat hadiah berupa motor Honda Beat warna hitam pada pengundian kupon peserta jalan sehat. Bahkan Saya membayar 2 juta (Rupiah_red) ke Panitia untuk kelengkapan administrasi motor bekas tersebut. Tapi Saya kaget, kok malah akhir-akhir ini Saya terus didatangi Deb Collector. Jadi, untuk mendapat kepastian Saya laporkan aja ini ke pihak kepolisian”, Ujar Didi Rabu (09/06/21).

Dia menambahkan, waktu penyerahan hadiah, kondisi motor tersebut tidak dalam kondisi berplat nomor. Namun, waktu itu dirinya tidak berpikir bahwa kendaraan itu akan bermasalah karena sedang bahagia memenangkan undian.

Diketahui, hadiah motor Honda Beat warna hitam dengan plat nomor Z 2936 YN terus diburu oleh Deb Collector. Karena tidak nyaman, Didi yang ternyata sampai sekarang belum mengantongi BPKB motor ini melaporkannya ke Mapolresta Banjar. Didi mengaku dirinya mengambil langkah hukum karena tidak ada kepastian setiap berkoordinasi dengan Panitia penyelenggara.

Menanggapi hal ini, Ketua Panitia Peringatan Hut Anti Korupsi, Soedrajat Agradireja berdalih penyelenggaraan jalan santai tersebut tidak sesuau estimasi anggaran dan banyak sponsor yang inkonsistensi sehingga pihaknya tidak dapat menyelesaikan administrasi motor secara tepat waktu.

“Saya tidak akan lari dari tanggungjawab, akan segera diselesaikan. Kendalanya selama ini, karena sponsor inkonsistensi ditambah lagi kondisi Pandemi Covid-19” ungkapnya.

Soedrajat atau sering disapa Ajat Doglo ini mengaku menyesali persoalan ini harus sampai ke Media. Baginya, persoalan ini merupakan hal kecil yang tidak harus dibesar-besarkan karena masih banyak masalah di pemerintahan kota Banjar yang lebih layak untuk di publikasikan.

Hingga saat ini, Polresta Banjar belum memberikan tanggapan terkait tindak lanjut Pelapor selaku pemenang hadiah motor dalam acara jalan santai memperingati Hari Anti Korupsi ini.

(Tim Liputan)

BULETIN INDONESIA NEWS