Pemkab Pangandaran Siap Kerja Sama Dengan BNNK Ciamis Dalam Upaya P4GN

 

BNNK Ciamis Saat Berkunjung ke Pemkab Pangandaran

 

Buletin Indonesia News Pangandaran, —  Kepala BNNK Ciamis AKBP. Yaya Satyanagara bersama Kasi Rehabilitasi BNNK Ciamis Aris Nuryana,S.Sos., Kasi P2M BNNK Ciamis Deny Setiawan, S.Sos., MM dan Humas BNNK Ciamis Gun Gun Yunizar, A.Md., melakukan kunjungan kerja sekaligus silahturahmi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran yang diterima langsung oleh Wakil Bupati Pangandaran H. Adang Hadari didampingi oleh Sekda Kab. Pangandaran Mahmud, SH., MH, Kabag Humas  Dra. Lilis Kusumawati,M.Si., belum lama ini.

Kepala BNN Kabupaten Ciamis, AKBP Yaya Satyanagara SH mengatakan pangandaran harus menjadi salah satu pusat perhatian untuk mengantisifasi maraknya peredaran narkoba melalui pantai.

“Hal ini lantaran jalur masuknya barang haram sekitar 90 persen melalui jalur pantai. Untuk itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis membuat kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Pangandaran melakukan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) secara berkelanjutan”, jelasnya.

Ia menambahkan, permasalahan narkoba tidak bisa ditangani oleh BNN dan Aparat Penegak hukum saja, tetapi diperlukan kerja sama dari seluruh komponen masyarakat. Karena kejahatan narkoba merupakan kejahatan yang luar biasa, sehingga perlu ditangani dengan tindakan-tindakan yang tepat.

Lanjut Dia, pihaknya merasa khawatir kalau Kabupaten Pangandaran dijadikan target peredaran atau perdagangan narkoba, oleh sebab itu diperlukan pencegahan dini dengan cara sosialisasi, advokasi, diseminasi tentang P4GN kepada seluruh lapisan masyarakat lingkungan instansi pemerintah, lingkungan swasta dan lingkungan pendidikan.

Kepala BNNK Ciamis Saat Berbincang Dengan Wakil Bupati Pangandaran

 

Sementara itu, Wakil Bupati Pangandaran H. Adang Hadari menyampaikan terima kasih kepada Tim BNNK Ciamis yang sudah berkunjung dan bersilahturahmi ke Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

Ia mengatakan bahawa permasalahan narkoba memang menjadi tanggung jawab bersama bukan hanya urusan aparat ataupun BNN. Diperlukan upaya yang serius dalam menanganinya, apalagi Pangandaran merupakan destinasi objek wisata. Yang datang bukan hanya wisatawan lokal tetapi sudah wisatawan mancanegara pun selalu ada, bahkan saat ini pangandaran masuk dalam daftar tempat wisata yang wajib dikunjungi oleh wisatawan dunia.

“Mudah-mudahan kedepannya BNNK Pangandaran akan berdiri, apalagi Pangandaran merupakan destinasi obyek wisata, kemungkinan bisa ada keterkaitan dengan permasalahan narkoba. Harapanya Kami Pangandaran ini bersih dari narkoba”, pungkasnya.

Reporter : Lilis Susilawati

 

Admin BIN

Tinggalkan Komentar