oleh

Penghargaan Menggala Karya Kencana Diraih PKK Kabupaten Bangka

Buletin Indonesia News.com

Sungailiat Bangka,– Ketua penggerak PKK Kabupaten Bangka Yusmiati Mulkan menerima penghargaan Manggala Karya Kencana dari pemerintah pusat yang merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada daerah-daerah yang telah berhasil menurunkan angka stunting secara drastis.

Keberhasilan PKK Kabupaten Bangka meraih penghargaan tidak terlepas dari peran serta ketua penggerak PKK dan pengurus serta kesadaran dari pada ibu-ibu yang sudah semakin mengerti arti pentingnya kesehatan dan pertumbuhan anak-anak.

Penyerahan penghargaan tersebut oleh BKKBN RI di Pangkapinang dan diterima langsung ketua penggerak PKK Kabupaten Bangka Yusmiati Mulkan di Pangkalpinang, Rabu (20/7/2022)

Yusmiati Mulkan yang didampingi R.Tati Raeningsih saat di wawancara wartawan Buletin Indonesia News di Sungailiat saat pembukaan UMKM/IKM Bangka Expo 2022, mengatakan pengahargaan yang diterima Pemerintah Kabupaten Bangka dikarena penurunan angka stunting yang begitu tinggi.” Jelasnya

Penurunan angka stunting kata Yusmiati diangka sangat drastis sekali penurunan sehingga menjadi perhatian pemerintah pusat dan itu yang menjadi penilaian mereka.

Keberhasilan ini bukanlah perkara gampang tetapi berkat dukungan, kebersamaan dan kekompak dari para ibu-ibu di PKK di Kabupaten Bangka, Kecamatan,Kelurahan dan Desa dengan menggiatkan pos yandu, sehingga anak-anak stunting terpantau oleh kita,” terangnya

Lanjut Yusmiati kita juga menjalin kerjasama dengan DP2KB, dimana kita sama-sama turun kelapangan untuk melihat secara langsung.Yang jelas kita tidak akan menggendorkan kegiatan tersebut, tetapi sebaliknya terus galakan dan tingkatkan,” tegas Yusmiati Mulkan.

Diungkap Yusmiati di PKK Pemkab Bangka ada KB serta kesra , sekarang penilaian-penilaian yang baru dari pusat,namun pada prinsipnya kita tetap menurunkan angkat stunting, secara rutin dan tetap melakukan pembinaan dan turun kelapangan.

Kita berharap angka stunting di Kabupaten Bangka harus turun drastis, dan yang paling penting jaga gizi anak, terutama ibu-ibu hamil,apalagi pada pasangan pernikahan usia dini, yang utama
turun kelapangan memberikan Penyuluhan, bimbingan dan pembinaan terutama pasangan muda jangan terjadi pernikahan dini,” pintanya. (WAWAN)