Peran Aktif Babinsa Koramil 19/ Kuwarasan Atasi Kekeringan Lahan Sawah

Peran Aktif Babinsa Koramil 19/ Kuwarasan Atasi Kekeringan Lahan Sawah

buletinindonesianews.com

KEBUMEN, – Peran Babinsa di tengah-tengah masyarakat harus menjadi teladan dan pelindung masyarakat di tingkat mayarakat terkecil dan mampu mendengar tentang apa yang menjadi keluhan masyarakat. Babinsa dituntut memiliki inovasi dan kreatifitas di lapangan dan harus mampu berperan sebagai fasilitator jika terjadi permasalahan melalui forum yang lebih tepat dengan kemitraan pemerintahan yang ada dalam masyarakat.

Danramil 19/ Kuwarasan Kapten Arh Siswoto Nurharjo bersama masyarakat mengatasi kekurangan air dengan memasang mesin pompa air

Hal tersebut selalu disampaikan oleh Danramil 19/ Kuwarasan Kapten Arh Siswoto Nurharjo pada setiap Jam Komandan, agar para Babinsa di lapangan dapat memberikan contoh dan mempelopori usaha usaha untuk mengatasi kesulitan masyarakat di wilayahnya. 

Seperti  yang di lakukan oleh Babinsa Koramil 19/ Kuwarasan Pelda Istadi  pada hari Minggu, 28/06/2020  bersama warga masyarakat desa Lemahduwur, desa Harjodowo dan desa Kalipurwo lakukan pendampingan penyedotan air dari Sungai di dukuh Grecek RT 01 RW 6 desa Lemahduwur Kecamatan Kuwarasan Kabupaten Kebumen.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh para Kades, perangkat desa, Gapoktan dan P3A dari ke tiga desa tersebut dalam rangka pemenuhan kebutuhan air dan menyelamatkan tanaman padi di areal persawahan yang saat ini membutuhkan pasokan air khususnya di tiga desa tersebut.

Babinsa Lemahduwur Koramil 19/Kuwarasan, Pelda Istadi dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa, “tujuan penyedotan air ini adalah sebagai upaya menyelamatkan tanaman padi yang sebelumnya telah diadakan koordinasi dari ketiga desa ini dengan menggunakan Pompa air karena hasilnya akan berdampak pada areal persawahan desa Lemahduwur, desa Harjodowo dan desa Kalipurwo”, ungkapnya

Sementara Ketua Gapoktan Sri Widodo desa Lemahduwur, Sudiyono mengatakan bahwa, “Penyedotan air ini sangat perlu dilakukan karena areal persawahan saat ini sangat membutuhkan pasokan air, sehingga kami berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa, Babinsa dan desa tetangga yakni desa Harjodowo dan desa Kalipurwo,” terangnya

(SSY’95/Pendim)

BULETIN INDONESIA NEWS

%d blogger menyukai ini: