oleh

Polisi Terapkan Aturan STNK Mati 2 Tahun, Kendaraan Dianggap Bodong

Buletin Indonesia News.com

CIAMIS, Jabar — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri segera menerapkan aturan penghapusan data surat tanda nomor kendaraan (STNK) mati pajak selama dua tahun tersebut. Aturan itu tertuang dalam Pasal 74 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Kepala Korlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi menjelaskan apabila aturan tersebut dimulai, kendaraan yang mati pajak selama dua tahun akan dianggap bodong. Melalui aturan ini diharapkan masyarakat bisa lebih disiplin membayar pajak.

“Kami ingin secepatnya karena aturan ini sudah diundangkan sejak 2009 di undang-undang,” kata Irjen Firman Shantyabudhi melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (30/7/2022). 

Ia mengatakan, pihaknya ingin memastikan datanya valid, karena dengan begitu pemerintah bisa mengambil kebijakan untuk pembangunan bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono mengatakan kevalidan data tersebut ditunjukkan melalui sistem single data kendaraan.

Di sisi lain,  Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni mengatakan untuk meningkatkan ketaatan pajak, maka dibutuhkan sinergisitas bersama khususnya dalam memaksimalkan aturan.