Posko Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kota Banjar di Perbatasan Belum Difungsikan

Posko Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kota Banjar di Perbatasan Belum Difungsikan

Buletin Indonesia News,

Banjar,– Pemerintah kota Banjar belum serius menangani pandemi Covid-19 yang sudah merebak di masyarakat. Kinerja pemerintah yang hanya menaungi 4 Kecamatan ini tengah disorot setelah 7 warganya terkomfirmasi positif aktif.

Kendati dua warganya tersebut sudah sembuh dan 1 lainnya baru terkomfirmasi positif dari hasil SWAB setelah meninggal, pemerintah Kota Banjar masih belum tampak melakukan upaya yang maksimal.

Terlihat posko di perbatasan Kota Banjar tetapi keadaannya sepi hanya ada beberapa orang dengan mobil bak yang terparkir di pinggir jalan

Hal tersebut dapat terlihat jelas dengan hanya didirikannya 2 posko, yakni diperbatasan Cipadung dan Perbatasan Jawa tengah dari total 7 pintu perbatasan yang tersebar disetiap sudut Kota yang berbatasan dengan kabupaten Ciamis dan Kabupaten Cilacap Jawa Tengah.

Lebih mirisnya, dari 2 posko tersebut Pemkot Banjar belum mengfungsikannya secara maksimal. Selain kerap terlihat kosong tanpa penjagaan, posko berupa tenda tersebut tidak dilengkapi alat screening yang digunakan untuk memeriksa warga pendatang sebagai bentuk preventif dan kesiap Siagaan pemerintah dalam percepatan penanganan wabah Covid-19 dikota Banjar.

Beberapa relawan yang berniat untuk membantu petugas di posko perbatasan hanya gigit jari manakala posko tersebut sering ditemukan kosong tanpa penjagaan dan hanya terdapat sosialisasi berupa himbauan dalam bentuk baliho.

“Dari 2 posko yang ada, petugas yang kadang tampak berjagapun tidak terlihat melakukan screening walaupun secara acak kepada warga pendatang maupun kendaraan dari luar kota,” ujar Johan, seorang relawan yang mengaku siap berjuang bersama untuk memerangi Corona.

Tentu saja hal ini membuat kinerja pemerintah kota Banjar dipertanyakan dalam menyikapi pandemi diperbatasan yang semestinya sudah berjalan dan dilakukan upaya pencegahan dengan screening pendatang maupun sosialisasi kepada pelintas yang masih banyak tidak menggunakan masker.

(Susi)

BULETIN INDONESIA NEWS

%d blogger menyukai ini: