oleh

Program KKN-PPM Mahasiswa Unigal dan Unsud Desa Panyingkiran Berakhir

www.buletinindoneisanews.com

CIAMIS, Jabar — Program Kuliah Kerja Nyata Penelitian Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) mahasiswa Universitas Galuh (Unigal) Ciamis dan Universitas Sudirman (Unsud) Purwokerto di Desa Panyingkiran sudah berakhir.

Kepala Desa Panyingkiran, H Soleh melepas para peserta KKN-PPM tersebut di GOR Desa Panyingkiran, Senin (06/09/2021), dalam kesempatan itu, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa Unigal Ciamis dan Unsud Purwokerto yang telah membatu dengan melaksanakan berbagai program yang bermanfaat serta penyaluran bantuan sosial berupa 50 paket sembako bagi warganya.

“Alhamdulillah warga saya mendapatkan ilmu dari para mahasiswa, dengan berbagai program nya, semoga kedepanya Desa Panyingkiran bisa lebih baik lagi dan perekonomian warga juga semakin membaik,” katanya.

Sementara itu Ketua KKN-PPM Desa Panyingkiran, Yuda Pratama mengatakan, dirinya dan mahasiswa lainnya sudah sebulan lebih melaksanakan KKN, adapun yang dilakukan para mahasiswa selama KKN dengan menggenjot berbagai program untuk memulihkan sektor ekonomi.

Menurutnya, penyebaran virus corona selain berdampak besar dari segi kesehatan juga berdampak pada kebutuhan bahan pangan, untuk itu dalam rangka meningkatkan kapasitas masyarakat di masa pandemi, perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat terkait pentingnya mencegah Covid-19 dan edukasi terkait pengoptimalan pemanfatan lahan pekarangan, serta menggalakkan warung hidup untuk ketahanan pangan masyarakat di masa pandemi Covid-19.

“Program yang kami laksanakan selama KKN adalah untuk memulihkan ekonomi masyarakat diantaranya di bidang UMKM, penanaman modal, membatu pemasaran home industri di wilayah Desa Panyingkiran ini karena masyarakatnya memiliki banyak potensi, juga pemberdayaan masyarakat melalui warung hidup dan upaya pencegahan virus corona,” jelasnya.

Selain program pemulihan ekonomi menurut Yuda, pihaknya juga menyalurkan bantuan sosial di tiga dusun yang ada di wilayah Desa Panyingkiran diantaranya Dusun Linggamanik, Gunungsari dan Dusun Panyingkiran. Yuda juga sangat mengapresiasi, di bidang olahraga Desa Panyingkiran sangat berpotensi, khususnya bola voly.

“Kami juga membatu di bidang lain yaitu olahraga dengan memberikan bola voly, net dan lainnya, karena tim bola voly Desa Panyingkiran sering menjadi juara,” ucapnya.

Yuda berharap, semoga apa yang dilakukan selama melaksanakan KKN dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, maupun para mahasiswa yang melaksanakan KKN, semoga bisa bermanfaat dan memberikan kontribusi besar ketika kembali ke masyarakat, bukan hanya waktu KKN saja.

“Semoga kedepannya kami bisa bersenergi juga dengan pemerintahan desa supaya generasi muda dapat menjadi icon untuk memajukan daerahnya masing-masing, bermanfaat bagi bangsa dan negara juga,” pungkasnya. (Nank Irawan*)

News Feed