Rapat Analisa dan Evaluasi oleh Kapolres Subang Kepada PJU dan Perwira serta Kapolsek Jajaran Polres Subang terkait Program Kerja dan Situasi Kamtibmas di Wilkum Polres Subang

Rapat Analisa dan Evaluasi oleh Kapolres Subang Kepada PJU dan Perwira serta Kapolsek Jajaran Polres Subang terkait Program Kerja dan Situasi Kamtibmas di Wilkum Polres Subang

buletinindonesisnews.com

SUBANG,- Polres Subang melaksanakan Rapat Analisa dan Evaluasi di pimpin langsung oleh Kapolres Subang AKBP.Teddy Fanani,S.I.K.,M.H.,M.M.,bersama PJU dan Perwira serta Kapolsek Jajaran Polres Subang terkait Program Kerja dan Situasi Kamtibmas di Wilkum Polres Subang

Kapolres Subang AKBP.Teddy Fanani,S.I.K.,M.H.,M.M.,bersama PJU dan Perwira serta Kapolsek Jajaran Polres Subang terkait Program Kerja dan Situasi Kamtibmas

Kegiatan dilaksanakan pada hari Senin, 13 Juli 2020 pukul 13.00 wib di Ruang Vicon Lantai II Polres Subang

Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani, S.I.K.,M.H.,M.M.,dalam arahannya’ untuk penyerapan anggaran segera dilaporkan dan di evaluasi ditunggu hasilnya, target kita bulan september minimal 75 % yang masih di bawah tolong kejar, untuk pelaporan lembur tohaga cukup dilembur, dan yang covid 19 di grup covid. Untuk Kasat Lantas dan Kanit Laka bawa berkas travel yang di tol.

“Catatan Untuk Sat Lantas , acara kartini Run di batalkan, yang berikutnya nanti Pak Waka Polres terkait hasil Anev hari jumat tolong di evaluasi dan segera di laporkan,kemudian untuk rangkaian Idul Adha Tradisi untuk pemotongan hewan kurban, yaitu oleh Bhayangkari dan Polwan Polres Subang. Untuk tukang potong dari Masyarakat jangan sampai minta bayaran kepala sama kulit,” kata Teddy. 

Kapolres juga menjelaskan tentang Edaran dari Kabid Humas agar diganti dari New Normal menjadi AKB ( Adaptasi Kebiasaan Baru ). maka dari itu untuk pelaporan jangan lagi pakai kata New Normal tetapi pakai AKB. Diingatkan dan di tekankan kembali Untuk pelaporan jangan lagi ada yang double report. 

” Untuk PJU Polres apabila ada yang laporan itu pelaporan imbangan jadi imbangi. Termasuk kasat tahti laporkan japri 1×24 jam ke Kapolres, untuk pelaporan laka lantas di optimalkan kembali dan aktual dan faktual , laporkan segera berjenjang dari kanit laka kemudian ke kasat lantas kemudian dari kasat lantas baru ke kapolres. Termasuk jika ada kejadian menonjol kebakaran dan lakajol agar segera dilaporkan faktual yang terpenting didahulukan seperti kondisi korban dan jumlah korban perihal narasi itu belakangan,” jelas Kapolres.

(Yatiman)

BULETIN INDONESIA NEWS

%d blogger menyukai ini: