oleh

Rapat Paripurna DPRD Bangka Pengesahan Rancangan APBD Tahun 2022

Buletinindonesianews.com

Sungailiat, Bangka — DPRD Kabupaten Bangka menggelar rapat paripurna  Pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022, yang di laksanakan di Gedung Mahligai DPRD Kabupaten Bangka, Senin (29/11/2021)

Dalam rapat tersebut dipimpin  ketua DPRD beserta wakil ketua dan dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Bangka,  seluruh anggota DPRD Bangka, Forkopimda Kabupaten Bangka, Para Kepala OPD, Camat se Kabupaten Bangka  Kabag, Lurah, Tim Penggerak PKK , Persatuan IKAD, Darma Wanita Kabupaten Bangka

Katua DPRD Kabupaten Bangka Iskandar S.I.P menyampaikan bahwa dalam penyusunan APBD tahun 2022 yang telah disampaikan oleh Bupati Bangka tanggal 21 Oktober 2021 yang lalu dan APBD tersebut telah dilakukan perubahan dam pembahasan bersama badan anggaran dengan tim anggaran Kabupaten Bangka untuk di Paripurnakan  mempedomani keputusan menteri dalam negeri nomor 050/3708 tahun 2020 tentang verifikasi dan validasi pemutakhiran klasifikasi, kodefikasi, dan nomenklatur dalam perencanaan pembangunan dan keuangan daerah.jelasnya

Adapun hal yang krusial dalam pelaksanaan APBD tahun anggaran 2022 adalah beralihnya penggunaan sistem informasi managemen daerah (SIMDA) ke sistem informasi pemerintahan daerah (SIPD), dimana pemerintah pusat mengharuskan seluruh pemerintah daerah di indonesia sudah melakukan penyusunan APBD tahun anggaran 2022 dalam sistem informasi pemerintahan daerah (SIPD),” terang Iskandar.

Dilanjutkannya, adapun arah kebijakan dalam APBD tahun 2022 ditujukan untuk mendukung prioritas pembangunan guna mempercepat pemulihan ekonomi serta penguatan ketahanan sosial dan bencana dengan fokus belanja untuk pemulihan ekonomi akibat dampak dari pandemi covid-19 . Dengan  harapan dapat membawa daerah untuk mencapai percepatan pertumbuhan ekonomi,  dan menciptakan iklim investasi yang kondusif, menyediakan infrastruktur yang berkualitas bagi masyarakat, dan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bangka Mulkan, SH, MH menyampaikan sebagaimana ketahui, bahwa pada hari kamis tanggal 21 oktober 2021 yang lalu, telah di dalam Raperda APBD tahun anggaran 2022 kepada DPRD. Telah dibahas  bersama antara tim anggaran Pemkab Bangka dengan badan anggaran legislatif DPRD kabupaten bangka.

“Pada APBD tahun 2022 ini, pendapatan dana transfer kita khususnya dana insentif daerah (DID) mengalami penurunan yang cukup signifikan yaitu sebesar Rp.26.012.853.000, dimana dalam rancangan APBD sebesar Rp.41.000.000.000, menjadi Rp.14.987.147.000. Oleh karena itu kita harus mencari sumber pendapatan lain yang dapat menutupi kebutuhan belanja yang semakin tahun justru semakin besar,” jelas Mulkan.

Ia melanjutkan, fokus belanja pemerintah daerah tahun 2022, selain diprioritaskan untuk pemulihan ekonomi daerah, juga diprioritaskan untuk mendukung peningkatan kualitas dan pemerataan infrastruktur sosial dengan menambah titik pemasangan lampu jalan di seluruh kecamatan di kabupaten Bangka.

“Kita berupaya agar penerangan wilayah pedesaan dan kelurahan di kabupaten bangka semakin merata sekaligus sebagai bentuk komitmen daerah untuk mengalokasikan sebagian dari penerimaan pajak penerangan jalan untuk peningkatan pelayanan penerangan jalan,”Ujar Bupati Bangka.

Dirinya berharap, dalam konteks pemerataan kesejahteraan, akan menaikkan honorarium pegawai tidak tetap (PTT), guru tidak tetap (GTT),  kepala lingkungan (kaling) dan rukun tetanga (RT) pada tahun 2022 nanti. walaupun kenaikannya tidak signifikan, namun inilah bentuk perhatian pemerintah daerah atas kinerja mereka selama ini.Tutup Bupati Bangka Mulkan

(Wawan)

News Feed