Retribusi Sampah Diduga Jadi Penyebab Warga Ciamis Buang Sampah Sembarangan

Kegiatan Masyarakat saat Membersihkan Lingkungan di Sepanjang Aliran Sungai Cipalih

 

Buletin Indonesia News

Ciamis,– Menjaga kebersihan lingkungan terutama dari masalah sampah memang sudah menjadi kewajiban setiap manusia, namun kebanyakan masyarakat tidak membuang sampah pada tempatnya lantaran terkendala dengan ketersediaan bak sampah di lingkungan tersebut.

“Sebetulnya masyarakat sudah sadar bahwa kebersihan merupakan kepentingan bersama namun tidak adanya tempat sampah membuat masyarakat sering membuangnya di sembarang tempat. Padahal Kami telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama Pemerintah Kelurahan, RT, RW untuk menjalin kerjasama pengangkutan sampah,” ungkap Kepala Bidang Kebersihan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Ciamis, Bayu Rahmana S.ST., Senin (25/09/17).

Ia menambahkan, setiap rumah yang membuang sampah wajib membayar retribusi pengangkutan sampah sebesar Rp. 3000 hingga Rp. 4000 setiap bulan yang di sesuaikan dengan jenis pemukiman tersebut, tetapi kewajiban ini lah yang mungkin menjadi beban bagi masyarakat.  Padahal untuk petugas pengangkut sampah di perlukan biaya operasional, hal ini karena sifatnya berupa  pelayanan jadi harus ada retribusi kepada Daerah.

“Jika dibandingkan dengan biaya operasional yang Kami keluarkan jumlah retribusi tersebut sudah sangat relatif murah dan itu tidak akan menjadi beban bagi masyarakat jika mereka sadar,”  pungkasnya.

Reporter : Lilis Susilawati/yn

Admin BIN

Tinggalkan Komentar