RSUD Kawali Perlu Dioptimalisasi

RSUD Kawali Perlu Dioptimalisasi

Buletin Indonesia News
CIAMIS,
— Pembangunan RSUD Kawali Kabupaten Ciamis, Jawa Barat masih perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah, pasalnya proses pembangunan yang dilakukan  melalui beberapa tahapan anggaran ini berdampak pada optimalnya pelayanan masyarakat dalam hal ini pasien.
Terpantau, Kamis (25/02/21) setelah melihat langsung kelapangan terdapat beberapa bagian yang kurang terpelihara dengan baik, sehingga masih kurang memadai di beberapa bagian dan membutuhkan perbaikan, apalagi akan segera dioperasionalkan dan akan digunakan sebagai tempat perawatan pasien. Oleh karena itu harus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Ciamis apabila akan dioperasionalkan dan melakuan perbaikan kembali di beberapa bagian.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Forum Masyarakat Pemerhati Pelayanan Kesehatan, Andi Ali Fikri mengatakan  pekerjaan konstruksi RSUD Kawali ini tidak memuaskan sehingga menjadi bahan perhatian untuk ditindaklanjuti, baik oleh dinas terkait maupun rekanan.
Andi menegaskan, kondisi pembangunan RSUD Kawali harus ada ahli yang menilai sehingga bisa menjadi bahan evaluasi agar sesuai dengan yang diharapkan pemerintah Kabupaten Ciamis. “Hingga saat ini, pasca selesainya beberapa tahapan pembangunan RSUD Kawali terlihat ruangan kosong dan fasiltas yang tidak memadai sehingga pelayanan tidak bisa optimal” papar Andi.
Andi juga akan melakukan kordinasi dengan pihak terkait untuk mendapat kejelasan atas pekerjaan kondisi konstruksi RSUD Kawali ini baik itu ke instansi terkait ataupun rekanan.

Di tempat terpisah, Akademisi Universitas Galuh Ciamis H. Aan Anwar Sihabudin mengatakan di masa Pandemi Covid-19 ini pemerintah juga harus fokus untuk segera menyelesaikan tahapan anggaran pembangunan RSUD Kawali mengingat data masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah. “RSUD Kawali kan bisa dijadikan sebagai tempat untuk isolasi masyarakat yang terkonfirmasi ataupun Positif Virus Korona sebab, bila terus dibiarkan untuk isolasi mandiri maka keluarga lainnya akan terpapar secara masif hingga ke masyarakat lainnya. Fasilitas dan alat kesehatannya juga harus segera dilengkapi agar tim medis tidak kewalahan apabila sewaktu-waktu kasus terkonfirmasi ini terus membludak, bisa dilihat dengan munculnya klaster Samsat hingga perkantoran seperti Dinas Pendidian dan BKPD termasuk Puskesmas Ciamis” papar Aan saat dikonfirmasi Jumat (26/02/21).

Aan menilai kondisi RSUD Kawali juga perlu yang baru selesai beberapa tahap anggaran ini perlu dilakukan beberapa perbaikan di masa-masa pemeliharaan agar tidak menjadi kendala pada anggaran berikutnya.

Aan yang juga Dekan Fakultas Sosial dan Ilmu Politik ini menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak menganggap sepele bahaya dari Covid-19 ini. “Masyarakat harus meningkatkan kesadaran untuk tetap mematuhi protokol kesehatan jika ingin Pandemi Covid-19 segera berakhir” paparnya.
Terkait pembangunan dan optimalisasi RSUD Kawali ini, Buletin Indonesia News akan segera melakukan konfirmasi kepada instansi terkait untuk mendapat tanggapan. *(Agus Firman)

Admin BIN