oleh

Sambut Hari Ibu ke-93, GOW dan Tiara Kusuma Gelar Lomba Busana Batik

Buletin Indonesia News.com

CIAMIS, Jabar — Dalam rangka menyambut Hari Ibu ke-93, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ciamis bekerjasama dengan DPC Tiara Kusuma (Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon) Kabupaten Ciamis menggelar Lomba Busana Batik dan Tata Rambut, Selasa (14/12/2021) di Gedung Puspita Ciamis.

Ketua TP-PKK Kabupaten Ciamis, Hj. Kania Ernawati saat membuka acara tersebut mengatakan bahwa lomba busana dan tata rias rambut yang diselenggarakan oleh GOW dan Tiara Kusuma dapat menjadikan para perempuan sekarang, apalagi menjelang hari Ibu ke-93, dapat berkiprah dalam bidang yang positif, sehingga bisa meningkatkan kemampuan dan citra perempuan di Kabupaten Ciamis.

Dijelaskannya, beberapa tahun lalu juga ada lomba busana untuk batik Ciamis dan sekarang organisasi-organisasi lain juga telah mengadakan kegiatan lomba yang sama, tujuannya untuk mengenalkan batik Ciamis di kalangan masyarakat Tatar Galuh Ciamis.

“Batik merupakan budaya bangsa Indonesia semoga dengan adanya perlombaan busana batik masyarakat lebih mencintai dan menjadikan batik sebagai pakaian sehari-hari itupun kalau bisa, kalau pun tidak mereka dapat memakai pakaian batik dalam kegiatan-kegiatan tertentu,” harapnya.

Ketua GOW Kabupaten Ciamis, Dra. Hj. Talbiyah Munadi, MH,.mengungkapkan Ini merupakan bagian dari program kerja GOW Kabupaten Ciamis tahun 2019-2024 dalam rangka Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) dan Batik adalah bagian dari Budaya bangsa yang harus dilestarikan.

“Alhamdulillah Peringatan Hari Ibu ke-93 tahun 2021, kami bisa menggelar Lomba Busana Batik dan Lomba Tata Rambut,” katanya.

Dijelaskannya, lomba tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan cita rasa dan kreatifitas pribadi anggota organisasi juga meningkatkan ekonomi keluarganya. Melalui lomba tersebut para peserta diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan kecintaan dalam membudayakan perilaku berbusana sesuai dengan moral budaya bangsa serta memberikan keteladanan kepada masyarakat untuk mencintai produk dalam negeri khususnya batik.

“Kita ingin mengajak masyarakat untuk semakin mencintai batik khususnya batik khas Ciamis. Untuk para pengrajin batik di Ciamis agar lebih berinovasi, lebih kreatif lagi dalam membuat desain batik khas Ciamis. Semoga kedepannya batik khas Ciamis bisa mendunia,” harapnya.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada para Ketua Tim Penggerak Program Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Ciamis, Hj. Kania Ernawati yang telah hadir dan membuka acara ini, juga para anggota GOW yang telah hadir dan mendukung acara tersebut.

Sementara itu Ketua DPC Tiara Kusuma, Nining Aresti Dewi mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti lomba tersebut sebanyak 65 orang yang tergabung di Tiara Kusuma, dari berbagai daerah diantaranya Kabupaten Ciamis, Tasik, Kota Banjar dan Pangandaran.

“Lomba busana ini dibagi dalam 3 katagori yaitu Tata Rambut, Busana Batik untuk usia 20-40 tahun dan 41 tahun keatas,” ungkapnya.

Dijelaskan yang dinilai dalam perlombaan Fashion adalah Peformance, Catwalk dan Make Up sedangkan dari Tata Rambut penilainnya meliputi Balayage yaitu teknik pewarnaan rambut yang cukup sulit untuk dikerjakan. Nining berharap agar kegiatan seperti ini sering dilaksanakan.

“Semoga lomba busana batik seperti ini sering kita laksanakan, sehingga dengan adanya lomba busana batik diharapkan terutama busana batik khas Ciamis dapat lebih dikenal masyarakat Ciamis juga daerah lain,” harapnya.

Nining mengungkapkan bahwa Tiara Kusuma merupakan perkumpulan ahli kecantikan rambut dan kulit juga para pengusaha salon kecantikan, pihaknya ingin semua pengusaha salon yang ada di Kabupaten Ciamis bisa sukses. Pihaknya juga rutin mengadakan pertemuan untuk sharing berbagai masalah yang dialami pengusaha salon kecantikan.

“Dilihat dari sisi ekonomi, menjadi penata rias merupakan peluang usaha yang menjanjikan, karena di zaman yang serba praktis seperti sekarang, masyarakat cenderung lebih suka menggunakan jasa salon dari pada berhias di rumah,” ungkapnya.

Salah seorang peserta, Erni Hervianti (37) warga Kecamatan Baregbeg dari Organisasi Harpi Melati yang ikut lomba dalam katagori Busana Batik Formal mengatakan dirinya mengikuti acara tersebut sebagai ajang silaturahmi karena peserta dalam acara tersebut merupakan gabungan dari seluruh organisasi wanita yang ada di Kabupaten Ciamis.

Menurutnya acara tersebut selain ajang kompetisi juga ajang promosi untuk Kabupaten Ciamis, kegiatan seperti ini harus sering dilaksanakan sehingga anak muda yang lainnya dapat terus berkarya.

“Batik itu ciri khas Indonesia jadi jangan sampai punah, harus terus dibudayakan, Saya senang ikut lomba fashion ini, selain menyalurkan bakat terpendam juga seorang wanita harus terlihat cantik dan mencintai budaya Indonesia, masalah juara itu bagaimana penilaian juri,” pungkasnya. (Nank Irawan)

News Feed