oleh

Sasaran BPJS Ketenagakerjaan Selanjutnya Adalah Mahasiswa

Buletin Indonesia News

Palangkaraya ,– Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan melalui program 40 menit mengajar, memilih mahasiswa sebagai sasaran manfaat jaminan sosial dari sisi tenaga kerja. Sosialisasi melalui program 40 menit mengajar itu dilakukan Deputi Direktur Bidang Perluasan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Cotta Sembiring di aula Universitas Palangka Raya (UPR), Rabu (22/11/17).

“BPJS Ketenagakerjaan tahun ini telah memasuki usia ke-40 tahun dan terkait itu dilakukan kegiatan masuk ke dunia kampus untuk menyadarkan dan memberikan informasi kepada mahasiswa terkait manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan mahasiswa tingkat akhir yang kebanyakan akan segera mengenal dunia kerja akan mengetahui dan memahami tentang program jaminan sosial ketenagakerjaan. Di antara materi yang diberikan seperti jaminan kecelakaan kerja, trauma center, program kembali kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan jaminan pensiun.

Kegiatan sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut juga dirangkai dengan acara pelatihan penulisan skripsi bagi mahasiswa bidik misi dan afirmasi Papua, UPR 2017.

Sementara itu Wakil Rektor UPR, Bambang S Lautt usai acara sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan menerangkan bahwa peserta pada kegiatan tersebut seluruhnya merupakan mahasiswa yang mengikuti program bidik misi dan afirmasi Papua. Seluruh peserta yang hadir ini ada 750 orang dan merupakan mahasiswa tingkat akhir.

“Kita berterima kasih pada BPJS Ketenagakerjaan yang menyempatkan diri memberikan informasi terkait manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada mereka,” kata Bambang.

Melalui program 40 menit mengajar dengan tema Kenali Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan Sejak Dini tersebut dia berharap agar para peserta semakin memahami hak dan kewajiban saat nantinya masuk dunia kerja termasuk memahami manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Melalui kegiatan ini kami juga berharap agar para mahasiswa ini turut mensosialisasikan manfaat sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan minimal di lingkungan keluarganya,” harap Bambang.

Sumber : Republika

Komentar

News Feed