oleh

Sempat Viral Karena Korban Pemalakan, Seorang Disabilitas Netra Kini Dibanjiri Rezeki

www.buletinindonesianews.com

BANJAR, Jabar — Ada hikmah dibalik musibah. Setidaknya itu yang dialami oleh Ujang Ahmad Ruhyat (36) disabilitas netra warga Lingkungan Cimenyan Kelurahan/Kecamatan/Kota Banjar.

Setelah viral akibat menjadi korban pemalakan oleh orang tak dikenal, karena memakai masker melorot, kini bantuan sebagai bentuk rasa simpati berdatangan.

Keihlasan Ujang membiarkan uang Rp 50 ribu miliknya digondol pemalak, berganti rejeki yang berlipat-lipat.

Salah satunya bantuan datang dari Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi. Senin (19/7/2021) siang,

Dedi mengirimkan bantuan bahan pangan dan sejumlah uang. Terlihat bantuan yang diberikan adalah sekarung beras, telur dan kebutuhan pangan lainnya.

“Kami diamanahi oleh Pak Dedi Mulyadi untuk mengantarkan bantuan ini, sebagai tanda mata dan simpati atas keikhlasan Kang Ujang ini,” kata DR. Undang Sudrajat, staf ahli Wakil Ketua Komisi IV DPR RI.

Ujang pun sempat berkomunikasi via telepon dengan Dedi Mulyadi. Dedi menanyakan ikhwal keinginan atau harapan Ujang yang sekiranya bisa dibantu. Entah itu modal usaha atau lainnya.

“Saat ditanya, ternyata Kang Ujang ini mengatakan dirinya ada keinginan berobat memeriksakan kondisi matanya. Pak Dedi langsung setuju untuk membantu dan akan menanggung semua biaya berobat,” kata Undang.

Dedi Mulyadi langsung menjadwalkan agar Ujang dibawa untuk diperiksa ke RS Cicendo Bandung.

“Apakah kondisi matanya bisa disembuhkan atau tidak, ya itu nanti kita periksa ke dokter ahli. Bagaimana nanti pendapat dan saran dokter, entah dioperasi atau bagaimana. Tentu kita berharap mata Ujang bisa disembuhkan,” kata Undang.

Selain dari Dedi Mulyadi, Ujang juga mendapatkan bantuan dari sejumlah pejabat Pemkot Banjar, Kapolres Banjar dan kalangan agnia lainnya.

Sementara itu Ujang mengaku berterima kasih kepada semua yang telah bersimpati. “Terimakasih kepada yang sudah membantu, kepada bapak-bapak aparat saya juga menghaturkan terimakasih,” kata Ujang.

Sebelumnya video pengakuan Ujang sehabis dimintai uang, viral di Medsos. Akun-akun centang biru di tanah air, mempostingnya.

Sempat terjadi disinformasi seolah orang yang menegur dan meminta uang kepada Ujang adalah petugas. Hal itu kemudian diklarifikasi Satgas COVID-19 Kota Banjar. Pemkot Banjar memastikan Ujang dipalak orang tak dikenal dengan modus berpura-pura menegur penggunaan masker. *(Redaksi)

Editor : Neneng Tsamrotussa’adah

News Feed